Rusia Terus Gempur Ukraina Lewat Udara, Zelenskyy Tingkatkan Permintaan Sistem Pertahanan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 13 Desember 2024
Rusia Terus Gempur Ukraina Lewat Udara, Zelenskyy Tingkatkan Permintaan Sistem Pertahanan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah meningkatkan permintaannya secara tajam untuk sistem pertahanan udara. Hal ini dikarenakan Rusia telah mengintensifkan perang udara dalam beberapa bulan terakhir.

“Sepuluh atau dua belas sistem Patriot tambahan untuk Ukraina akan memastikan tidak ada bom luncur, tidak ada rudal, rudal balistik apa pun yang akan mampu menghantam infrastruktur sipil Ukraina, sektor energi, rumah sakit, sekolah, universitas kita,” tulis Zelenskyy di aplikasi perpesanan Telegram, dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/12).

“Orang-orang akan kembali ke kehidupan normal, dan dari luar negeri juga. Anak-anak akan pergi ke sekolah, universitas. Perekonomian akan berjalan," tambahnya tentang dampak positif apabila Ukraina memiliki sistem pertahanan kuat.

Pada bulan April Zelenskyy mengatakan Ukraina membutuhkan minimal tujuh sistem Patriot untuk menyediakan perlindungan udara, tetapi Rusia sejak itu telah meningkatkan jumlah rudal, drone, dan bom luncur besar yang diluncurkan terhadap Ukraina.

Baca juga:

Zelenskyy Yakin Jerman Mau Dukung Ukraina Masuk NATO Asalkan ada 'Restu' dari AS

Minggu lalu, kata Zelenskyy, Rusia menggunakan hampir 500 bom luncur, yang hulu ledaknya berkisar antara 250 kg (550 pon) hingga tiga ton.

Zelenskyy pada hari Selasa pekan ini juga mengatakan Ukraina membutuhkan selusin sistem Patriot tambahan untuk melindungi ekonominya dari perang. (ikh)

#Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah bagi Rusia. Kremlin menyebut pasokan senjata Barat ke Ukraina menghambat perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Terlibat Konflik Timur Tengah, Ukraina Kerahkan Pesawat Tempur Bombardir Teheran Iran
Disebutkan bahwa 120 jet tempur Ukraina menggempur habis kota Teheran, Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Terlibat Konflik Timur Tengah, Ukraina Kerahkan Pesawat Tempur Bombardir Teheran Iran
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Bagikan