Stok Amunisi AS Menyusut Imbas Perang 12 Hari Iran-Israel, Pentagon Setop Pasok Rudal Ukraina

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 02 Juli 2025
Stok Amunisi AS Menyusut Imbas Perang 12 Hari Iran-Israel, Pentagon Setop Pasok Rudal Ukraina

Pentagon Kementerian Pertahanan Amerika Serikat. (Foto: Engadget)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat (AS) dikabarkan sedang mengalami keterbatasan stok rudal. Bahkan, Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth sampai menangguhkan pengiriman pengiriman rudal dan amunisi ke Ukraina.

"Termasuk puluhan rudal pencegat Patriot, lebih dari 100 rudal Hellfire, dan puluhan rudal Stinger karena stok amunisi menyusut," demikian diungkapkan sumber NBC News di Kemenhan AS, dikutip Rabu (2/7).

NBC juga melaporkan Ukraina tidak akan lagi mendapatkan ribuan amunisi Howitzer 155 mm berdaya ledak tinggi dan lebih dari 250 rudal presisi berpemandu Guided Multiple Launch Rocket System (GMLRS) dari AS.

Baca juga:

Pejabat AS Bocorkan Informasi Israel Krisis Amunisi Akibat Perang 12 Hari

Gedung Putih membenarkan adanya kebijakan baru untuk mengurangi dan menghentikan sementara bantuan militer ke Ukraina. Namun, mereka tidak secara tegas menjelaskan alasannya karena keterbatasan stok amunisi.

Juru Bicara Gedung Putih, Anna Kelly, mengungkapkan penangguhan pengiriman ke Ukraina karena Pentagon tengah melakukan peninjauan ulang terhadap stok amunisi militer AS.

“Keputusan ini dibuat untuk mengutamakan kepentingan Amerika Serikat setelah tinjauan oleh DOD (Departemen Pertahanan) terhadap dukungan dan bantuan militer negara kita kepada negara-negara lain di seluruh dunia,” papar Kelly.

Baca juga:

Paus Leo XIV Hubungi Putin, Minta Segera Berdamai Dengan Ukraina

Namun, AS menepis kekuatan militer mereka kini melemah akibat selama ini menyuplai amunisi perang ke Ukraina dan Timur Tengah. “Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat tetap tak terbantahkan. Tanyakan saja pada Iran,” tandas Jubir Gedung Putih it, dikutip Antara. (*)

#Amerika Serikat #Pentagon #Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Dunia
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Seorang pengusaha di bidang teknologi beserta keluarganya dinyatakan sebagai korban tewas pada Minggu tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Pesawat menukik ke tanah hampir secara vertikal dan meledak menjadi bola api besar.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
  9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Indonesia
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Kisah tragis Taufiq Muhammad, mantan sopir taksi Jakarta yang tewas di pertempuran pertamanya sebagai tentara bayaran Rusia di Ukraina. Simak kronologi lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Dunia
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Intelijen Ukraina membenarkan seorang WNI asal Sorong, Taufiq Muhammad, tewas di medan perang. Cek fakta lengkap keterlibatannya sebagai tentara bayaran Rusia di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Bagikan