Rusia Serang Pusat Olahraga Kharkiv, 47 Orang Luka-luka
Prajurit Ukraina di dekat perbatasan dengan Belarusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di wilayah Volyn, Ukraina (12/1/2023). ANTARA FOTO/REUTERS/Gleb Garanich/aww.
MerahPutih.com - Sebanyak 47 orang termasuk lima anak-anak terluka akibat serangan Rusia di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv.
Serangan itu, yang dimulai sekitar pukul 1 siang (10:00 GMT) waktu setempat pada Minggu, menghantam pusat perbelanjaan dan pusat olahraga besar di kota timur laut Ukraina itu, yang tidak jauh dari perbatasan Rusia.
Walikota Ihor Terekhov mengatakan distrik Saltivskyi dan Nemyshlianskyi diserang, sementara jaksa agung mengatakan Rusia menggunakan rudal Iskander. Tujuh anak termasuk di antara yang terluka, yang termuda baru berusia tiga bulan.
“Beberapa orang berada dalam kondisi yang sangat serius,” kata Terekhov, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (2/9).
Baca juga:
Para Orang Tua di Ukraina Sembunyikan Anak, Tolak Evakuasi Walau Pasukan Rusia Mendekat
Ia menambahkan bahwa tim penyelamat dan ambulans yang menanggapi panggilan tersebut juga ditembaki.
“Musuh melancarkan serangan berulang yang sinis terhadap kota kami yang mengakibatkan para dokter terluka,” kata Terekhov.
Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah sedikitnya tujuh orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika senjata Rusia menyerang sebuah blok apartemen di kota itu dan menimbulkan kebakaran.
Setelah serangan tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan kembali seruannya kepada sekutu Barat Ukraina untuk mengizinkan negara itu menggunakan senjata mereka terhadap target yang lebih dalam di Rusia. Zelenskyy berpendapat bahwa langkah tersebut akan memungkinkan Ukraina untuk mengurangi ancaman militer Rusia secara lebih efektif.
Baca juga:
Rusia Larang Warga Perbatasannya Pakai Aplikasi Kencan, Antisipasi Serangan Ukraina
"Semua kekuatan yang diperlukan di dunia harus dikerahkan untuk menghentikan teror ini," kata Zelenskyy di saluran Telegramnya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Mengejutkan! Tes Kebohongan Mudryk Lolos, Masa Depan di Chelsea Terbuka?
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Bertemu di Beijing, Rusia dan Korut Bakal Tingkatkan Hubungan Bilateral Bikin Program Jangka Panjang
Stok Amunisi AS Menyusut Imbas Perang 12 Hari Iran-Israel, Pentagon Setop Pasok Rudal Ukraina
Paus Leo XIV Hubungi Putin, Minta Segera Berdamai Dengan Ukraina
Mantan Marinir Indonesia Viral Ikut Perang Rusia-Ukraina, Ini Kata TNI AL
Presiden Ukraina Tuduh Tokoh Eropa Melacur Demi Posisi Podium Lapangan Merah
Proposal Gencatan Senjata Ukraina-Rusia Dead Lock, AS Ancam Mundur Sebagai Mediator
Amerika Usulkan Krimea Yang dianeksasi Jadi Bagian Dari Rusia