Rusia Serang Pusat Olahraga Kharkiv, 47 Orang Luka-luka

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 02 September 2024
Rusia Serang Pusat Olahraga Kharkiv, 47 Orang Luka-luka

Prajurit Ukraina di dekat perbatasan dengan Belarusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di wilayah Volyn, Ukraina (12/1/2023). ANTARA FOTO/REUTERS/Gleb Garanich/aww.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 47 orang termasuk lima anak-anak terluka akibat serangan Rusia di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv.

Serangan itu, yang dimulai sekitar pukul 1 siang (10:00 GMT) waktu setempat pada Minggu, menghantam pusat perbelanjaan dan pusat olahraga besar di kota timur laut Ukraina itu, yang tidak jauh dari perbatasan Rusia.

Walikota Ihor Terekhov mengatakan distrik Saltivskyi dan Nemyshlianskyi diserang, sementara jaksa agung mengatakan Rusia menggunakan rudal Iskander. Tujuh anak termasuk di antara yang terluka, yang termuda baru berusia tiga bulan.

“Beberapa orang berada dalam kondisi yang sangat serius,” kata Terekhov, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (2/9).

Baca juga:

Para Orang Tua di Ukraina Sembunyikan Anak, Tolak Evakuasi Walau Pasukan Rusia Mendekat

Ia menambahkan bahwa tim penyelamat dan ambulans yang menanggapi panggilan tersebut juga ditembaki.

“Musuh melancarkan serangan berulang yang sinis terhadap kota kami yang mengakibatkan para dokter terluka,” kata Terekhov.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah sedikitnya tujuh orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika senjata Rusia menyerang sebuah blok apartemen di kota itu dan menimbulkan kebakaran.

Setelah serangan tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan kembali seruannya kepada sekutu Barat Ukraina untuk mengizinkan negara itu menggunakan senjata mereka terhadap target yang lebih dalam di Rusia. Zelenskyy berpendapat bahwa langkah tersebut akan memungkinkan Ukraina untuk mengurangi ancaman militer Rusia secara lebih efektif.

Baca juga:

Rusia Larang Warga Perbatasannya Pakai Aplikasi Kencan, Antisipasi Serangan Ukraina

"Semua kekuatan yang diperlukan di dunia harus dikerahkan untuk menghentikan teror ini," kata Zelenskyy di saluran Telegramnya. (ikh)

#Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah bagi Rusia. Kremlin menyebut pasokan senjata Barat ke Ukraina menghambat perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Terlibat Konflik Timur Tengah, Ukraina Kerahkan Pesawat Tempur Bombardir Teheran Iran
Disebutkan bahwa 120 jet tempur Ukraina menggempur habis kota Teheran, Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Terlibat Konflik Timur Tengah, Ukraina Kerahkan Pesawat Tempur Bombardir Teheran Iran
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Bagikan