Rusia Kuasai 4.000 Meter Persegi Lebih Wilayah Ukraina di 2024, Gantinya Nyawa Ratusan Ribu Tentaranya Melayang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 08 Januari 2025
Rusia Kuasai 4.000 Meter Persegi Lebih Wilayah Ukraina di 2024, Gantinya Nyawa Ratusan Ribu Tentaranya Melayang

Arsip foto - Asap membubung ke langit di Kiev, Ukraina (27/2/2022). ANTARA/Xinhua/Lu Jinbo/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rusia minggu ini mengklaim telah merebut kota Kurakhove yang kaya sumber daya di Ukraina timur.

Bahkan saat Ukraina melancarkan serangan baru di Kursk, Rusia, yang membuat penduduk terguncang, pasukan Moskow terus memperoleh kemajuan secara perlahan di Ukraina timur.

Kini, angka-angka baru yang mengejutkan menunjukkan peningkatan tajam dalam biaya yang dibebankan perang kepada kedua belah pihak dalam konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II itu.

Tercatat Rusia telah memperoleh wilayah Ukraina yang luasnya dua kali lipat dari Mauritius pada tahun 2024 kata para ahli. Namun, berapa banyak tentara yang hilang dalam proses tersebut?

Baca juga:

Ukraina Balas Rusia Serang Kursk, Dilakukan Secara Mendadak

Pasukan Rusia memperoleh 4.168 kilometer persegi (1.609 mil persegi) tanah Ukraina pada tahun 2024, menurut bukti geolokasi yang dikumpulkan oleh Institut Studi Perang (ISW) yang berpusat di Washington, DC. Luasnya dua kali lipat negara Mauritius di Samudra Hindia dan lima kali lipat luas Kota New York.

Wilayah yang direbut Rusia pada tahun 2024 sebagian besar meliputi ladang dan pemukiman kecil di Ukraina, selain wilayah yang direbutnya kembali dari Ukraina di Kursk, menurut ISW, seperti diberitakan Aljazeera, Rabu (8/1).

Selain itu, Rusia memperoleh Avdiivka, Selydove, Vuhledar, dan Kurakhove, empat pemukiman berukuran sedang di Ukraina.

Hingga 30 Desember 2024, 427.000 tentara Rusia tewas atau terluka dalam perang pada tahun 2024, menurut Panglima Tertinggi Ukraina Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskii.

Baca juga:

Imbas Sengketa Pasokan Gas, Slowakia akan Hentikan Bantuan untuk Pengungsi Ukraina

Dalam rilis yang diterbitkan pada tanggal 2 Januari, Kementerian Pertahanan Ukraina menyebutkan kerugian Rusia tahun lalu mencapai 430.790 tentara.

Berdasarkan angka terkini, kerugian Rusia pada tahun 2024 berjumlah rata-rata 1.180 per hari, dan sekitar 103 kerugian per kilometer persegi yang diperoleh. (ikh)

#Rusia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda MR bergabung menjadi tentara bayaran Rusia dalam konflik dengan Ukraina, serta kini bertugas di wilayah Donbass
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Indonesia
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Bripda Muhammad Rio telah diberhentikan tidak dengan hormat setelah melakukan pelanggaran disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Indonesia
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dilaporkan desersi membelot bergabung dengan tentara bayaran Angkatan Bersenjata Rusia dalam konflik di Ukraina.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Dunia
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
“Rencana ini tidak memaksa Ukraina mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah Rusia.”
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Dunia
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Pabrik Elektromekanis Kizlyar dijatuhi sanksi Uni Eropa pada 2024 karena memproduksi peralatan pesawat untuk militer Rusia dalam konflik dengan Ukraina.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
 Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Dunia
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer Amerika Serikat untuk memulai lagi proses pengujian senjata nuklir setelah 33 tahun dihentikan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Dunia
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan negaranya telah berhasil melakukan uji coba drone bawah laut bertenaga nuklir, Poseidon
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
Indonesia
DPR Sahkan UU Ekstradisi RI-Rusia
DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia mengenai Ekstradisi menjadi UU.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
DPR Sahkan UU Ekstradisi RI-Rusia
Dunia
Mikrofon Bocor, Xi Jinping dan Vladimir Putin Terekam Ngobrolin Transplantasi Organ dan Kehidupan Abadi
Momen tak terjaga itu terekam dalam siaran langsung televisi China.
Dwi Astarini - Kamis, 04 September 2025
Mikrofon Bocor,  Xi Jinping dan Vladimir Putin Terekam Ngobrolin Transplantasi Organ dan Kehidupan Abadi
Bagikan