Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rusia Beri Suaka untuk Bashar al-Assad

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 10 Desember 2024
Rusia Beri Suaka untuk Bashar al-Assad

Presiden Rusia, Vladimir Putin. Foto: Dok/Kremlin Rusia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - REZIM Bashar al-Assad di Suriah runtuh, Minggu (8/12). Mantan pemimpin rezim pergi meninggalkan negara itu, mencari suaka di Rusia. Istana Kepresidenan Rusia, yang juga dikenal sebagai Kremlin, mengonfirmasi pada Senin (9/12) bahwa Al-Assad dan keluarganya diberi suaka oleh Rusia.

"Tentu saja, keputusan seperti itu tidak dapat dibuat tanpa kepala negara. Itu keputusannya (Presiden Rusia Vladimir Putin)," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dilansir ANTARA.

Jika diamati, jadwal resmi Putin tidak mencakup pertemuan dengan Al-Assad. Peskov juga mengatakan tidak ada yang perlu diceritakan tentang keberadaannya saat ini. Ia mengungkap Moskow sedang berupaya menghubungi mereka yang dapat memastikan keamanan pangkalan militer Rusia di Suriah, sedangkan militer Rusia juga mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan.

Lebih lanjut, ia mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan status pangkalan militer Rusia di Tartus dan Khmeimim. "Ini semua subjek untuk didiskusikan dengan mereka yang akan berkuasa di Suriah. Sekarang kami melihat periode transformasi dan ketidakstabilan yang ekstrem," katanya.

Baca juga:

Gedung KBRI Terkena Peluru Nyasar, Bagaimana Nasib WNI di Suriah?



Oleh karena itu, imbuhnya, pembicaraan itu akan memakan waktu. Pembicaraan serius akan diperlukan dengan mereka yang akan diberi kekuasaan. Dia berpendapat perundingan format Astana tentang Suriah telah kehilangan tujuan awalnya, tetapi masih relevan sebagai mekanisme untuk bertukar pendapat dan konsultasi politik di antara para pesertanya.

Dia menambahkan, Rusia tengah berdialog dengan Turki dan negara-negara lain di kawasan itu mengenai topik Suriah.
Sebelumnya, kantor berita negara Rusia, TASS, mengutip sumber Kremlin, melaporkan bahwa Al-Assad dan keluarganya tiba di Moskow dan diberi suaka berdasarkan pertimbangan kemanusiaan.(*)

Baca juga:

Militer Suriah Tarik Sementara Pasukan dari Aleppo, Sedang Persiapkan Serangan Balik

#Suriah #Presiden Bashar Al-Assad
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Presiden Prancis Macron Disambut Ledakan di Suriah, 18 Orang Terluka Termasuk 4 Polisi
Dua ledakan mengguncang Damaskus saat Presiden Prancis Emmanuel Macron berkunjung. 18 orang terluka, termasuk 4 polisi. Kunjungan tetap berlangsung sesuai jadwal.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Presiden Prancis Macron Disambut Ledakan di Suriah, 18 Orang Terluka Termasuk 4 Polisi
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Suriah, Dorong Gencatan Senjata dan Dialog Damai
Terlebih banyak korban warga sipil.
Frengky Aruan - Kamis, 17 Juli 2025
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Suriah, Dorong Gencatan Senjata dan Dialog Damai
Dunia
20 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Suriah
Saat serangan terjadi, misa sedang berlangsung di dalam gereja.
Dwi Astarini - Senin, 23 Juni 2025
20 Orang Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Suriah
Indonesia
Bukti Pengakuan Dunia, Akhirnya Bendera Baru Suriah Berkibar di Markas PBB
Suriah telah resmi memiliki bendera baru
Wisnu Cipto - Sabtu, 26 April 2025
Bukti Pengakuan Dunia, Akhirnya Bendera Baru Suriah Berkibar di Markas PBB
Dunia
Operasi Militer di Basis Loyalis Assad Dinyatakan Selesai, Ribuan Tewas
Pemerintah Suriah mengumumkan berakhirnya operasi keamanan di wilayah pesisir barat.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 10 Maret 2025
Operasi Militer di Basis Loyalis Assad Dinyatakan Selesai, Ribuan Tewas
Dunia
Israel Luncurkan Serangan Udara ke Suriah Selatan
Israel menginginkan Suriah diubah menjadi negara federal dengan daerah otonom.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Februari 2025
Israel Luncurkan Serangan Udara ke Suriah Selatan
Dunia
Uni Eropa Bahas Masa Depan Suriah Akhir Januari ini, Sanksi akan Dicabut
Uni Eropa sepakat untuk bertemu pada akhir Januari guna membahas pencabutan sanksi terhadap Suriah.
Ikhsan Aryo Digdo - Minggu, 12 Januari 2025
Uni Eropa Bahas Masa Depan Suriah Akhir Januari ini, Sanksi akan Dicabut
Dunia
Delegasi Suriah Kunjungi Arab Saudi, Pertama Kali Setelah Bashar al-Assad Digulingkan
Suriah ingin mempererat hubungan dengan Arab Saudi lewat kunjungan ini.
Ikhsan Aryo Digdo - Kamis, 02 Januari 2025
Delegasi Suriah Kunjungi Arab Saudi, Pertama Kali Setelah Bashar al-Assad Digulingkan
Dunia
Turkiye Sebut 31 Ribu Warga Suriah Telah Kembali ke Negaranya
Warga Suriah kembali ke negaranya sejak Bashar al-Assad jatuh pada 8 Desember.
Ikhsan Aryo Digdo - Sabtu, 28 Desember 2024
Turkiye Sebut 31 Ribu Warga Suriah Telah Kembali ke Negaranya
Dunia
Sempat Umumkan Kerahkan 900 Tentara, Pentagon Akui Kini ada 2.000 Pasukan AS di Suriah
Jumlah tersebut dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya.
Ikhsan Aryo Digdo - Jumat, 20 Desember 2024
Sempat Umumkan Kerahkan 900 Tentara, Pentagon Akui Kini ada 2.000 Pasukan AS di Suriah
Bagikan