Rupiah Lemah, Pelaku Industri Mainan Lesu

Fredy WansyahFredy Wansyah - Selasa, 31 Maret 2015
Rupiah Lemah, Pelaku Industri Mainan Lesu

ilustrasi: pedagang mainan anak (Foto: Twitter @endriqabdhinega)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pelaku industri mainan anak impor mengalami kelesuan akibat ketidakpastian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pelemahan rupiah. Hal ini terlihat dari penurunan omzet pada awal 2015. Penurunan mencapai 20 hingga 40 persen.

Biasanya omzet pendapatan mampu mencapai angka Rp1 miliar, kini omzet hanya mencapai Rp700 juta. Volume impor per bulan juga mengalami penurunan. Biasanya mampu mengimpor 2.500 kontainer, kini turun menjadi 700 kontainer. (BacaPapua Kelola 15.000 Hektare Hutan Energi Biomassa)

Demikian paparan Ketua Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas kepada Merahputih.com, melalui telepon seluler, Selasa (31/3). "Dengan situasi seperti ini, pedagang merasa resah," ungkap Sutjiadi.

Akibatnya, industri mainan melakukan pengurangan jam kerja karyawan dan pengurangan karyawan. Proyeksi bisnis mainan anak tahun ini diperkirakan tidak bakal membaik apabila situasi politik dan ekonomi tak kunjung pulih. (Baca: Aturan Rokok Makin Ketat, Industri Rokok Bakal Anjlok?)

Perkiraan berdasarkan pasar, segmen pasar menengah bakal mengalami kesulitan dengan adanya penaikan BBM terus-menerus. Apalagi pasar segmen tersebut lebih mengutamakan konsumsi kebutuhan pokok dibandingkan konsumsi nonpokok.

Seperti diketahui, awal tahun 2015 rupiah mengalami pelemahan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Pelemahan mencapai angka Rp13.000. Hingga kini, Selasa (31/3), rupiah berada di angka Rp13.075 per dollar AS. (fre)

#Industri Mainan Anak #Produk Impor
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Berita
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Coway mengandalkan pusat riset terbesar di Asia untuk mengembangkan solusi air dan udara berbasis teknologi. Perkenalkan air purifier terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Indonesia
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
“Produk dari Amerika tetap wajib halal. Sertifikasi bisa dilakukan di negara asal, lalu diregistrasi di Indonesia,”
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Berita
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Coway mendirikan sales office di Bandung, Jawa Barat. Hal itu menjadi komitmen jangka panjang bagi warga perkotaan.
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Indonesia
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Baju thrifting yang telah masuk ke dalam pasar secara masif merupakan bukti besarnya minat masyarakat untuk bergaya menggunakan merek-merek ternama, meski harus membeli pakaian bekas.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 November 2025
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Indonesia
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, didesak untuk melindungi food tray lokal dari gempuran produk impor.
Soffi Amira - Rabu, 12 November 2025
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Indonesia
Rencana Pembebasan Tarif Bea Masuk Produk AS: Berpotensi Timbulkan Efek Mengerikan
Rencana soal pembebasan tarif bea masuk produk AS ke Indonesia, berpotensi menimbulkan efek mengerikan. Salah satunya adalah ancaman PHK di dalam negeri.
Soffi Amira - Sabtu, 19 Juli 2025
Rencana Pembebasan Tarif Bea Masuk Produk AS: Berpotensi Timbulkan Efek Mengerikan
Indonesia
Alasan Pemerintah Daya Saing Indonesia Bisa Anjlok ke Posisi 40 Dari 69 Negara Dunia
Indonesia perlu melakukan integrasi strategi dari hulu ke hilir. Sebab, kebijakan pemerintah menjadi pendukung daya saing jangka panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Juni 2025
Alasan Pemerintah Daya Saing Indonesia Bisa Anjlok ke Posisi 40 Dari 69 Negara Dunia
Indonesia
Kemendag Sita Produk Ilegal Senilai Rp 15 Miliar Sejak Januari 2025
Kemendag menjamin keamanan konsumen yang memakai produk dan jasa sesuai ketentuan pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 17 April 2025
Kemendag Sita Produk Ilegal Senilai Rp 15 Miliar Sejak Januari 2025
Lifestyle
Harga iPhone dan Samsung Bakal Lebih Mahal di AS, Imbas Tarif Impor Global
Harga iPhone dan Samsung bakal lebih mahal di AS. Hal itu imbas dari tarif impor global yang diumumkan Presiden AS, Donald Trump.
Soffi Amira - Senin, 07 April 2025
Harga iPhone dan Samsung Bakal Lebih Mahal di AS, Imbas Tarif Impor Global
Bagikan