Rumah Sakit Harus dapat Hadirkan Nuansa Homey

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 17 Maret 2022
Rumah Sakit Harus dapat Hadirkan Nuansa Homey

Kehadiran rumah sakit yang baik dapat menunjang tingkat kesehatan pada masyarakat. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUMAH sakit Brawijaya Antasari merupakan rumah sakit pertama yang didirikan oleh Brawijaya Healthcare Group. Rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit ibu dan anak yang terus berkembang, semakin maju dan memberikan pelayanan ibu dan anak secara lebih komprehensif.

Rumah sakit ini merupakan salah satu rumah sakit Ibu dan anak yang menjadi pilihan banyak orang, khususnya yang berada di kawasan Jakarta. Dari mulai selebgram, public figure, tokoh politik, hingga petinggi negara mempercayakan perawatan kesehatannya di Brawijaya Hospital.

Baca Juga:

Kenali Pengaruh Iklim dengan Masalah Kesehatan Mental

Brawijaya Hospital Antasari meresmikan gedung baru (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Tentunya ini tak terlepas dari berbagai keunggulan yang dimiliki oleh rumah sakit itu. Seperti banyak tenaga ahli profesional, peralatan yang canggih, dan pelayanan yang baik.

Tempat ini mengusung konsep Comprehensive Women and Children Care Center, yang diharapkan bisa membantu memecahkan masalah kesehatan wanita dan anak yang berkembang di masyarakat.

Seiring berjalannya waktu institusi kesehatan ini terus mengikuti perkembangan ilmu kedokteran. Seperti renovasi bangunan, memperbarui dan menambah peralatan medis yang canggih dan modern. Termasuk menambah tenaga ahli professional seperti dokter spesialis dan subspesialis.

Rumah sakit di Jakarta Selatan ini baru saja meresmikan fasilitas layanan kesehatan baru di Tower 2. Gedung itu dibangun dengan aristektur modern dengan suasana homey nan mewah.

"Hari ini kita soft launching new building Brawijaya Hospital Antasari. Kita sudah memiliki gedung lama, yang ini baru, kita menambah dan memperbaiki layanan yang sebelumnya dianggap harus dilengkapi. Ada beberapa inovasi yang kita tambahkan, dari mulai alat dan SDM-nya, semakin komperhensif untuk bisa memberikan layanan one stop service," kata dr. UF Bagazi SpOG pada merahputih.com di Brawijaya Hospital Antasari, Rabu (16/3)

Lebih lanjut dr. UF menambahkan, rumah sakit ini juga menghadirkan Premium Care, Quality and Patient Safety, Hospitality, High End, Professionalism dan Transparency. Tak lupa adalah memberikan sentuhan kekeluargaan, sehingga setiap pasien merasa berada di rumah sendiri.

Baca Juga:

Diet Harus Sesuai dengan Kondisi Kesehatan Tubuh

Gedung Baru Brawijaya Hospital Antasari dilengkapi dengan peralatan medis yang modern (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

"Berbeda dari yang lain, kita ingin buatnya komperhensif, menyeluruh, jadi kita bicara ibu dan anak bukan hanya melahirkan dan vaksinasi, tapi berbagai hal tentang ibu atau perempuan," kata Chief Operating Officer Brawijaya Antasari, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari.

Gedung baru ini dilengkapi dengan peralatan medis yang modern dan konsep layanan kepuasan untuk para pasiennya, serta ditunjang dengan tim subspesialis secara komprehensif siap memberikan pelayanan kesehatan.

Kemudian pada Comprehensive Pediatric Care Center meliputi Klinik Endokrin Anak, Klinik Imaging Anak, Klinik Gizi Anak, Klinik Hematologi Anak, Klinik Jantung Anak, Klinik Bedah Anak, Neonatal Intensive Care, dan Pediatric Intensive Care. Lalu di Comprehensive Obstetri dan Ginekologi Care Center yang meliputi Klinik Fetomaternal, Klinik Hormon & Kesuburan, Klinik Ginekologi, Klinik Onkologi Kebidanan, serta Male Clinic.

Selain itu ada pula Klinik Bedah Plastik, Klinik Dermatologi dan Venerologi, Klinik Gizi, Klinik Hematologi & Onkologi, Klinik Alergi & Autoimun, Klinik Neurologi, Klinik THT, Klinik Bedah Umum, Bedah Ortopedi dan Bedah Urologi. Dilengkapi pula dengan klinik gigi dan laboratorium, Radiologi, hingga rehab medik.

Salah satu selebritas Tanah Air yang pernah mempercayakan perawatan kesehatannya di Brawijaya Hospital Antasari ialah Tasya Kamila. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, Tasya yang terbilang selektif dalam memilih dokter dan rumah sakit menjelaskan mengapa dia memilih Brawijaya.

"Aku cukup selektif dalam memilih dokter, disini banyak dokter yang the best untuk memberikan kenyamanan. Karena aku rasa periksa itu enggak cuma dokternya pintar, tapi juga bisa melayani kita, bisa bikin kita ngerasa aman, bisa ngasih kita solusi atas berbagai keluhan yang mungkin kita rasakan. Pelayanannya juga oke banget menurut aku," ungkap Tasya. (Ryn)

Baca Juga:

Kesehatan Generasi Muda Salah Satu Kunci Peningkatan Kualitas SDM

#Rumah Sakit #Ibu Dan Anak #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Ninik menuntut agar standar kelayakan lingkungan rumah sakit tetap terjaga meski dalam kondisi pascabencana
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Sindir Kinerja Kemenkes, Komisi IX DPR Sebut Pemulihan RS Pasca Banjir Sumatra Terlalu Santai
Bagikan