Rocky Gerung: Kalau Politik Beradab, Hoax Gak Mungkin Beternak

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 26 Agustus 2017
Rocky Gerung: Kalau Politik Beradab, Hoax Gak Mungkin Beternak

Filsuf Universitas Indonesia Rocky Gerung (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengamat Politik Rocky Gerung menilai, jika keadaan politik dalam negeri lebih stabil dari saat ini, ruang gerak bagi hoax atau berita bohong untuk berkembang akan semakin sempit.

Menurutnya, maraknya hoax hingga memunculkan sejumlah pihak yang menjual jasa untuk menyebarluaskan hoax tersebut telah dimanfaatkan oleh pihak yang tak bertanggungjawab untuk memperoleh keuntungan tertentu.

"Justru karena keadaan stabilitas politik yang tidak stabil yang memicu timbulnya hoax, kalau politiknya normal saja enggak akan ada hoax. Hoax kan hanya memanfaatkan kondisi atau situasi yang tak stabil itu," kata Rocky usai diskusi bertajuk "Bisnis dan Politik Hoax?" di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8).

"Kalau politik normal, stabil, beradab, hoax enggak mungkin beternak. Disitu justru karena airnya keruh hoax masuk," sambungnya.

Menurut Rocky, pemerintah saat ini justru tak mengindahkan sama sekali upaya literasi yang dianggap sebagai salah satu cara untuk menangkal hoax dalam masyarakat. Rocky menuturkan pemerintah saat ini hanya sibuk melakukan tindakan indoktrinasi.

"Ya salahin pemerintah karena pemerintah gagal melakukan literasi, kalau literasi terjadi maka berhentilah hoax, kalau hoax terjadi maka pemerintah gagal melakukan literasi, yang disalahkan siapa? Ya Pemerintah," tegas Rocky Gerung.

"Pemerintah kan dia yang janjikan, yang pemerintah lakukan saat ini hanya indoktrinasi saja tanpa melakukan literasi kepada masyarakat," tambahnya.

Karena itu, Ia meminta pemerintah untuk segera mengembangkan pengetahuan literasi di tengah masyarakat. Menurutnya, hal tersebut merupakan cara ampuh untuk memangkas hoax.

"Karena itu penting adanya sebuah literasi, dengan adanya literasi itu akan membuat hoax tak lagi memiliki ruang untuk berkembang," pungkas pengajar Filsafat Universitas Indonesia (UI) ini.(Pon)

#Media Hoax #Berita Hoax #Saracen #Pengamat Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Indonesia
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Pengamat Politik, Fernando Emas, mencurigai ada oknum lain di Kejagung dalam kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Bagikan