Kesehatan

Risiko Kesehatan saat Kekurangan Vitamin E

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 01 Oktober 2023
Risiko Kesehatan saat Kekurangan Vitamin E

Manfaat vitamin E menurut ahli. (Foto: Unsplash/Amanda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK iklan di televisi tentang kesehatan yang mementingkan vitamin C atau vitamin A. Padahal, kurangnya asupan vitamin E pada tubuh justru bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, mulai dari gangguan mata, kulit, bahkan otak.

Seperti dikabarkan Alodokter, vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang bisa didapatkan pada banyak jenis makanan. Walaupun jarang, kekurangan vitamin E tetap bisa terjadi pada siapa saja, baik orangtua, orang dewasa, anak-anak hingga bayi yang baru lahir sekalipun.

Baca juga:

6 Sayuran yang Mengandung Vitamin E Melimpah

Vitamin E berguna bagi tubuh. (Foto: Unsplash/Anshu)

Umumnya, gejala kekurangan vitamin E jarang tampak. Namun seseorang bisa mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas, seperti berjalan atau mengambil benda. Hal ini lantaran asupan vitamin E yang tidak memadai menimbulkan kerusakan pada saraf dan otot, sehingga koordinasi gerak tubuh jadi terganggu dan otot pun bisa melemah.

Selain itu, kekurangan vitamin E juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah. Bila terjadi dalam jangka waktu panjang, kekurangan vitamin E yang berat dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti Aritmia yang menyebabkan detak jantung jadi tidak beraturan, Demensia, hingga kebutaan.

Bahkan pada ibu hamil, kekurangan vitamin E bisa menimbulkan bahaya bagi janinannya. Sebuah penelitian mengungkapkan bila ibu hamil yang mengalami kekurangan vitamin E lebih berisiko mengalami keguguran. Hal ini diduga karena antioksidan dari vitamin ini dibutuhkan untuk mencegah kerusakan jaringan, termasuk pada janin.

Baca juga:

Tampil Cantik saat Valentine dengan Vitamin E

ibu hamil juga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sumber vitamin E. (Foto: Unsplash/Kayla)

Oleh karenanya, selain mengonsumsi suplemen seperti asam folat dan zat besi, ibu hamil juga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sumber vitamin E, misalnya minyak nabati, kacang-kacangan, serta beragam sayuran hijau.

Sebagian besar kasus kekurangan vitamin E terjadi karena adanya gangguan penyerapan nutrisi, terutama lemak, dalam tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki penyakit Crohn, penyakit liver dan cystic fibrosis.

Di samping itu, beberapa kondisi medis lainnya yang berisiko mengalami kekurangan vitamin E, di antaranya:

- Bayi dengan berat badan lebih rendah atau yang lahir prematur.

- Orang yang menjalani operasi bypass lambung.

- Anak kelainan genetik tertentu, misalnya abetalipoproteinemia yang merupakan gangguan penyerapan lemak dan vitamin A, E, dan K yang terjadi sejak lahir.

- Short bowel syndrome, yaitu kondisi gangguan penyerapan nutrisi yang terjadi akibat prosedur pembedahan, gangguan pada usus, atau gangguan aliran darah. (far)

Baca juga:

Vitamin E untuk Daya Tahan Tubuh

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan