Kesehatan

6 Sayuran yang Mengandung Vitamin E Melimpah

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 02 Juni 2022
6 Sayuran yang Mengandung Vitamin E Melimpah

Macam-macam sayuran tinggi vitamin E. (Foto: Unsplash/Anna Pelzer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAYURAN memiliki kandungan vitamin yang baik bagi tubuh. Salah satunya adalah vitamin E. Dikenal sebagai antioksidan, vitamin E bertugas menjaga tubuh dari kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Sekaligus menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah terserang penyakit.

Melansir Alodokter, kebutuhan vitamin E setiap orang tentu berbeda-beda. Bergantung kondisi kesehatan tubuh dan usia. Namun secara umum orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mg vitamin E per hari. Terdapat beragam jenis sayuran yang mengandung vitamin E dan cukup mudah diperoleh.

Baca juga:

5 Rekomendasi Green Smoothies Enak Bebas Rasa Sayuran

Bayam

Bayam sangat kaya vitamin E. (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Bayam merupakan salah satu sayuran yang kaya vitamin E. Di dalam 100 gram bayam terdapat sekitar 4 mg vitamin E. Terdapat pula nutrisi lainnya yang baik untuk tubuh di dalam bayam mulai dari vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, dan kalium. Kamu juga bisa mengolah bayam dengan berbagai macam cara. Seperti direbus, ditumis, hingga diolah menjadi jus dan smoothies.

Paprika merah

Paprika merah menjaga kesehatan otot. (Foto: Unsplash/Lidiia Nemyrova)

Paprika merah berukuran sedang atau setara 100 mg mengandung sekitar 1,6 mg vitamin E. Kandungan vitamin E dalam paprika ini mampu menjaga kesehatan saraf dan otot tubuh. Tak hanya mengandung vitamin E, paprika juga mengandung beragam nutrisi lain seperti kalium, vitamin A, dan fosfor.

Baca juga:

Banyak Cara Menikmati Menu Sayuran

Daun lobak

Daun lobak memiliki kandungan vitamin E yang melimpah. (Foto: Unsplash/Gil Ndjouwou)

Daun lobak agak asing bagi sebagian orang. Padahal jenis sayuran yang satu ini memiliki kandungan vitamin E cukup melimpah. Di dalam 100 gram daun lobak mengandung sekitar 2,9 mg vitamin E. Tak hanya itu, daun lobak juga mengandung kalori yang rendah dan serat yang tinggi. Ini bisa jadi pilihan makanan untuk kamu yang ingin diet.

Brokoli

Brokoli mengandung kalsium pula. (Foto: Unsplash/Tyrrell Fitness And Nutrition)

Brokoli termasuk dalam sayuran hijau yang mengandung vitamin E tinggi. Di dalam 100 gram brokoli kamu bisa mendapatkan sekitar 1,5 mg vitamin E. Selain itu, brokoli juga mengandung kalsium dan vitamin K yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang serta meningkatkan kepadatan tulang.

Baca juga:

5 Jus Sayuran Ini Baik Diminum Setelah Berolahraga

Wortel

Wortel banyak manfaat. (Foto: Unsplash/Armando Arauz)

Wortel juga tergolong ke dalam sayuran yang mengandung vitamin E. Meski kandungan vitamin E di dalamnya memang tidak banyak. Namun manfaat wortel untuk kesehatan tubuh tidak bisa dianggap sepele. Sebab di dalam wortel terdapat vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.

Asparagus

Asparagus tinggi serat. (Foto: Unsplash/Christine Siracusa)

Asparagus dikenal sebagai salah satu sayuran tinggi nutrisi mulai dari fosfor, kalium, dan serat. Bahkan, sayuran ini mengandung sekitar 1,5 mg vitamin E di setiap 100 gramnya. Selain itu, mengonsumsi asparagus juga dapat mencegah dan mengatasi sembelit karena kandungan seratnya yang cukup tinggi. (waf)

Baca juga:

Belajar Jadi Vegetarian, Ini Tips Agar Doyan Makan Sayuran

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan