Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Rich Brian, NIKI, dan Warren Hue Satukan Kepala di ‘California’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Mei 2021
Rich Brian, NIKI, dan Warren Hue Satukan Kepala di ‘California’

Rich Brian, NIKI, dan Warren hue rilis 'California'. (Foto: Instagram/@warrenhue)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISA dikatakan Rich Brian telah menjadi salah satu rapper kebanggaan yang dimiliki Indonesia. Tapi bukan hanya ia seorang, rekan satu labelnya 88Rising, Niki Zefanya juga menjadi musisi R&B yang tak kalah membanggakannya.

Kemudian yang terbaru ada Warren Hue yang baru saja merilis single terbaru Too Many Tears pada Mei 2021. Hadirnya Hue menambah daftar musisi Indonesia yang bergabung dalam label besar 88Rising, lalu apa yang terjadi jika ketiga nama tersebut berkolaborasi?

Baca juga:

Gambaran Hidup Rich Brian Dituang Lewat Lagu ‘Sydney’

Hal tersebut menjadi kenyataan, saat Rich Brian mengunggah sedikit cuplikan yang menampilkan ketiga berdiri di sebuah skatepark melalui akun Instagramnya bertuliskan. “CALIFORNIA. MAY 27TH @brianimanuel @warrenhue @nikizefanya.” Pada 22 Mei 2021.

Hasil kolaborasi dari tiga nama yang mewakili Indonesia kini sudah bisa dinikmati secara menyeluruh, beserta dengan video musik yang dibuat sedemikian rupa. Pada single California Rich Brian, Niki Zefanya dan Warren Hue berbagi kisah mereka tentang perjalanan ketiganya merintis karier di Negeri Paman Sam itu.

“Lagu ini bercerita tentang tiga anak Indonesia yang berhasil mengejar impiannya. Entah itu acting, ilmuwan atau arsitek, semuanya bisa dicapai. Dalam hal ini Niki, Warren dan aku mencapai hal yang sama dan itu adalah berkarier di California,” ucap Brian dalam keterangan resmi yang dikutip dari NME, Kamis (27/5).

Pada video musik berdurasi 3.49 menit tersebut memperlihatkan cipratan matahari yang menemukan Brian, Niki, dan Hue berkumpul bersama di sebuah tempat di California. Sembari menikmati beberapa camilan dan bermain permainan tradisional congkak, adapun sedikit cameo dari rekan satu label, Atarashii Gakko!.

Baca juga:

Album ‘Moonchild’, Pencarian Jati Diri Niki Zefanya

Selain itu, California yang dikatakan oleh Niki sebagai kolaborasi penulisan lagu ‘paling organik’ dari ketiganya ini, rencananya akan masuk dalam kompilasi album dari label 88Rising bertajuk Head In The Clouds 3.

Menurut Warren Hue, terdapat hal menarik selama proses penggarapan lagu tersebut. Bukan hal yang sederhana untuk menggabungkan tiga pengalaman dari tiga kepala yang berbeda dalam sebuah lagu.

View this post on Instagram

A post shared by RICH BRIAN (@brianimanuel)

“Proses pembuatan lagu ini menarik karena menunjukkan perspeltif tiga orang Indonesia berbicara tentang Amerika dan itu pasti sebuah proyek yang menyenangkan,” ungkap Hue.

Pada lagu tersebut, Hue menulis bagian yang menuangkan sebuah pandangan dan apa yang dirasakannya selama berada di California, tempat yang jauh dari tempat asalnya itu.

“Bagianku mencakup realitas menjadi orang Asia di Amerika dan bagaimana aku melihat California secara keseluruhan,” tambah Hue.

Sementara itu, detail tentang Head In The Clouds 3 termasuk daftar lagu dan tanggal rilis akan menyusul. Edisi pertama kompilasi yang rilis pada 2018 telah menampilkan beberapa artis, seperti Swae Lee, Major Lazer, Playboi Carti, Chung Ha dan Phum Viphurit, bersama dengan label artis Joji, Jackson Wang, Stephanie Poetri dan August 8. (far)

Baca juga:

Sony Pictures dan 88rising Akan Menggarap Serial TV Seputar Budaya Asia dan Amerika

#Musik #Rich Brian #NIKI #88rising
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan