Film

Sony Pictures dan 88rising Akan Menggarap Serial TV Seputar Budaya Asia dan Amerika

annehsannehs - Kamis, 28 Januari 2021
Sony Pictures dan 88rising Akan Menggarap Serial TV Seputar Budaya Asia dan Amerika

Rich Brian yang mendapatkan popularitas di Amerika. (Foto: Instagram @brianimanuel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNGKIN kamu sudah akrab dengan 88RISING, label musik asal Amerika Serikat yang berhasil membuat nama Rich Brian dan NIKI dikenal di industri musik internasional. Karya dari kedua anak muda asal Indonesia mendapat respon positif di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat.

88rising berfokus untuk membantu para musisi Asia agar bisa menembus pasar Amerika Serikat. Beberapa nama musisi ternama masa kini seperti Joji, Keith Ape, dan Dumbfoundead pun berada di bawah naungan label yang didirikan oleh Sean Miyashiro ini.

Baca juga:

NIKI dan Rich Brian, Musisi Indonesia pertama yang Tampil di Coachella

Rich Brian. (Foto: Instagram @brianimanuel)
Rich Brian. (Foto: Instagram @brianimanuel)

Dilansir dari Hollywood Reporter, 88rising baru saja membuat kontrak dengan Sony Pictures TV untuk sebuah proyek yang pastinya berfokus pada budaya Asia dan Amerika Serikat. Kedua perusahaan ini telah sepakat untuk membuat sebuah serial TV bertemakan budaya Asia dan Asia-Amerika.

"Perusahaan kami didirikan dengan tujuan untuk menyediakan lebih banyak lagi representasi otentik dari orang Asia dan Asia-Amerika dan memberikan mereka sebuah platform dan kesempatan untuk menjadi bintang dari cerita," ungkap founder dan CEO 88rising Sean Miyashiro.

Baca Juga:

Sambut Album Baru, Foo Fighters Membangun Stasiun Radio

NIKI dan Rich Brian. (Foto: instagram@brianimanuel
Rich Brian dan NIKI. (Foto: instagram@brianimanuel

Sean pun sangat puas dan senang terhadap proyek ini. Ia berharap proyek ini bisa membantu orang Asia dan Asia-Amerika untuk bisa meraih exposure yang lebih besar dari seluruh dunia.

"Kami sangat senang bisa memperluas pekerjaan dan visi kami ke ranah televisi dengan dukungan Sony untuk terus membuat konten yang ingin kamu buat," tambahnya.

Pencapaian musisi-musisi dari 88rising pun menjadi salah satu hal yang dikagumi oleh Sony Pictures TV. "Kami sangat amat terkesan dengan semua pencapaian yang diraih oleh 88rising di bidang musik, media, dan storytelling," ungkap Sony TV executive vice president of comedy development Glenn Adilman dikutip dari Hollywood Reporter.

Baca juga:

Preferensi Musikmu Pengaruhi Kepribadian dan Pandangan Politik

Moneva di konser Head in the Clouds.  (Foto instagram @monevas)
Moneva pada konser Head in the Clouds, Amerika Serikat. (Foto: instagram @monevas)

"Kami menyukai semua yang mereka (88rising) perjuangkan, dan kami sangat senang membantu menghadirkan cerita unik dan penting dari orang Asia dan Asia-Amerika ke televisi dan mendapatkan kesempatan bekerja dengan daftar artis mereka yang brilian," tambahnya.

Didirikan pada 2015, 88rising meraih popularitas dengan cepat. Puncak pencapaian 88rising adalah ketika mereka menyelenggarakan festival musik orang Asia pertama di Amerika Serikat yaitu Head in the Clouds. Head in the Clouds sendiri disebut sebagai konser Coachella-nya orang-orang Asia.

Dalam konser Head in the Clouds, 88rising juga menampilkan keempat musisi muda Indonesia antara lain Arta, Devinta, Cellosux, dan Moneva. (SHN)

Baca juga:

BEKRAF dan 88Rising Garap 4 Musisi Muda di Amerika

#Musik #Rich Brian #NIKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
ShowBiz
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
Menelusuri perjalanan musik Guruh Soekarnoputra, dari menciptakan lagu sejak usia 15 tahun, Gipsy, hingga eksplorasi musik dan tradisi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Panjang Mencari Wajah Modern Musik Indonesia
ShowBiz
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Ia datang membawa kembali kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Bagikan