Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'

Theo Nugraha lepas karya terbaru. (foto: dok/theo nugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seniman bunyi independen asal Samarinda, Theo Nugraha, mencatat pencapaian baru di kancah musik eksperimental dan ekstrem internasional.

Berkarya secara mandiri dari Kalimantan, Theo berhasil terlibat dalam sebuah rilisan yang mempertemukannya dengan sejumlah nama penting dari skena musik ekstrem dunia.

Pencapaian tersebut hadir lewat album split empat arah bertajuk Prosthetic Reality yang dirilis oleh label asal Zaragoza, Spanyol, Drama Recorder.

Album ini mulai dirilis secara global hari ini dan tersedia dalam dua format fisik edisi terbatas, yakni 100 kopi piringan hitam 12 inci 180 gram dengan warna marble serta 50 kopi kaset analog handmade C-40 Ferro.

Baca juga:

Phum Viphurit Ceritakan Inspirasi Di Balik Trek Instrumental 'Balter Baby'

Theo Nugraha Bertemu Iggor Cavalera

Salah satu hal yang membuat rilisan ini menarik adalah keterlibatan Iggor Cavalera, musisi asal Brasil yang dikenal sebagai mantan drummer sekaligus salah satu pendiri band metal legendaris Sepultura.

Kolaborasi tersebut menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya Iggor Cavalera merilis album fisik bersama seorang sound artist asal Indonesia.

Prosthetic Reality diproduseri oleh Theo Nugraha bersama Antonio Drama. Theo juga terlibat langsung dalam pengerjaan visual untuk sampul depan album.

Rilisan ini mempertemukan empat nama dari berbagai negara dengan karakter musik ekstrem yang berbeda.

Empat Materi dari Empat Nama

Sisi A dibuka oleh Black Leather Jesus dari Amerika Serikat melalui lagu Manic Men berdurasi 9 menit 46 detik.

Materi tersebut melibatkan Sean E. Ramirez, Richard Ramirez, Thomas Puopolo, Anjilla Ulfhednar, Scott Kindberg, Kevin Novak, dan Domokos.

Berikutnya ada Incapacitants dari Jepang dengan lagu Release of Demon Rice yang berdurasi 9 menit 57 detik.

Proyek tersebut digarap oleh T. Mikawa pada elektronik dan vokal serta F. Kosakai pada elektronik dan vokal.

Sisi B menghadirkan Iggor Cavalera lewat Present to be Absent yang memiliki durasi 10 menit 53 detik.

Materi ini direkam di London pada Februari 2026, kemudian melalui proses mixing dan mastering oleh BOT di balancemixingandmastering.

Baca juga:

Raymondus Ciptakan Senandung Instrumentalia Dub Reggae Lewat 'Rasa Yava'

Sementara itu, Theo Nugraha berkolaborasi dengan Savage Doctrine dari Spanyol melalui lagu Distortion Storm berdurasi delapan menit.

Theo menangani elektronik dan field recording, sedangkan Savage Doctrine mengerjakan mixing suara elektronik berlapis.

Keduanya juga terlibat dalam proses komposisi dan rekaman, dengan mixing serta mastering dikerjakan oleh Savage Doctrine pada 2026.

Dari Samarinda Terhubung ke Jaringan Musik Global

Kehadiran Theo dalam rilisan internasional ini menunjukkan bahwa musisi dari luar pusat industri musik tetap memiliki peluang untuk terhubung dengan jaringan musik global.

Dengan mengandalkan skena independen dan semangat D.I.Y. (Do It Yourself), jarak antara Samarinda dan pusat-pusat musik dunia bukan lagi menjadi penghalang.

Dari ruang kerjanya di Samarinda, Theo membuktikan bahwa karya yang lahir dari daerah juga dapat menemukan jalannya menuju pendengar dan musisi dari berbagai belahan dunia.

Kolaborasi dalam Prosthetic Reality sekaligus menjadi contoh bagaimana jaringan musik bawah tanah dapat mempertemukan seniman lintas negara tanpa harus bergantung sepenuhnya pada industri musik arus utama.

Bagi Theo, pencapaian ini menjadi penanda bahwa Samarinda juga memiliki tempat dalam percakapan musik eksperimental global. (Far)

#Musik #Musisi Indonesia #Seniman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
ShowBiz
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
'Tamu Berwajah Itu' menjadi salah satu lagu Nadin Amizah di album 'Laika, yang Ditinggalkan'. Simak informasi dan daya tarik lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
ShowBiz
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
Tiara Andini menghadirkan music video 'Tulang dan Nadi' di Jember, kota kelahirannya. Lagu ini mengangkat makna cinta dari orang-orang terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
ShowBiz
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
Felix Stray Kids merilis lagu solo terbaru 'Slow It Down'. Lagu ini mengangkat pesan tentang memperlambat langkah dan menemukan keseimbangan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
ShowBiz
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
Lomba Sihir akan menggelar konser tersebut di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
ShowBiz
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
Melalui lagu ini, Nadin menghadirkan cerita tentang seseorang yang pada dasarnya tidak menuntut banyak hal dalam hidup.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
ShowBiz
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
Melalui lagu ini, tergambar rasa kecewa, sakit hati, dan kebingungan ketika cinta yang diberikan dengan penuh ketulusan justru berakhir dengan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
ShowBiz
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
Ray Shabir resmi debut sebagai singer-songwriter melalui single 'Falling' yang dirilis 7 Agustus 2026, membawa pengalaman kepenulisannya ke musik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
Bagikan