MerahPutih.com - Lagu Tamu Berwajah Itu dari Nadin Amizah menarik untuk disimak lebih jauh, terutama bagi pendengar yang ingin memahami makna lagu sekaligus menyanyikannya dengan tepat.
Lagu tersebut menjadi salah satu bagian dari album terbaru Nadin Amizah bertajuk Laika, yang Ditinggalkan, yang resmi dirilis belum lama ini.
Nadin Amizah dikenal sebagai salah satu penyanyi solo perempuan yang cukup menonjol di industri musik Indonesia.
Melalui Laika, yang Ditinggalkan, Nadin kembali menghadirkan rangkaian karya yang memperlihatkan karakter musikal sekaligus kepiawaiannya dalam merangkai cerita melalui lirik.
Baca juga:
Nadin Amizah Buka Cerita tentang Luka yang Tersisa lewat 'Reservasi Untuk Dua', Simak Lirik Lagunya
Makna Lagu Tamu Berwajah Itu
Judul Tamu Berwajah Itu menggambarkan kehadiran seseorang atau perasaan asing seperti trauma, kenangan, atau figur tertentu, yang datang silih berganti dalam hidup, namun meninggalkan bekas emosional yang mendalam bagaikan tamu yang singgah tetapi membawa pengaruh besar.
Lirik Tamu Berwajah Itu - Nadin Aminah
Akan
Selalu ada marah di teras rumahmu
Ia
Tertidur nyenyak, tak mau diganggu
Duduk di meja makan
Bersandar tanpa beban
Kau hanya menyaksikan
Ketakutan
Semerah api yang abadi
Di neraka dari mana ayahmu datang
Semerah marah yang kau simpan
Di antara jemari kecil yang ada di tubuh besarmu
Akan
Selalu ada kasar di garis tanganmu
Tak peduli
Seberapa sering kau meminta ampun
Berharap lebih lembut
Menutupi amarahmu
Kau melihat dari luar
Ketakutan
Di kamar itu
Ibu melahirkan rasa marah
Ia menangis
Mencari-cari di mana ayah
Seumur hidup
Resah kau genggam erat dalam dekap
Aku mengerti
Tempat ini selamanya tak kuanggap rumah
Semerah api yang abadi
Di neraka dari mana ayahmu datang
Semerah marah yang kau simpan
Di antara jemari kecil yang ada di tubuh besarmu
Akan selalu semerah marah
Semerah marah
(far)