Ribuan Prajurit TNI AL Tiba-tiba Latihan Perang, Ada Apa?

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 07 Juli 2020
Ribuan Prajurit TNI AL Tiba-tiba Latihan Perang, Ada Apa?

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komando Armada I (Koarmada I) sebagai Komando Utama dan Operasi melaksakan Pembukaan Latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III di Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Glagaspur tingkat III ini merupakan latihan yang dilaksanakan secara rutin, bertingkat, dan berkelanjutan. Glagaspur tingkat I dan II sudah selesai dilaksanakan.

Baca Juga

Pengamat Duga Pertemuan Airlangga-Prabowo untuk Amankan Kursi Masing-Masing

Acara pembukaan tersebut juga dilakukan secara virtual dengan Korps Marinir dan Korps Penerbangan Angkatan Laut (AL). Pembukaan secara virtual ini dilakukan untuk mengecek secara langsung kesiapan masing-masing satuan untuk memulai Glagaspur tingkat III.

Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Foto: MP/Kanu

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono dalam acara pembukaan tersebut menyampaikan, bahwa hari ini Koarmada I melakukan briefing untuk mempersiapkan diri dalam Glagaspur tingkat III. Menurutnya, pandemi COVID-19 tidak menjadi halangan bagi Koarmada I untuk meningkatkan kemampuan pasukannya.

"Pandemi COVID-19 ini tentu bukan suatu halangan untuk kami. Sebagai prajurit TNI, kami harus siap dalam menghadapi segala situasi. Di samping peran serta kami dalam melaksanakan tugas pencegahan COVID-19, kami juga harus mempertahankan kemampuan operasional kami," ujar Ahmadi kepada wartawan, Selasa (7/6).

Ia mengatakan, Glagaspur ini untuk meningkatkan kemampuan operasional dan membina kemampuan tempur TNI AL. Glagaspur tingkat III ini merupakan rangkaian dari Glagaspur tingkat I dan II yang telah dilaksanakan.

"Sekarang kami melaksanakan Glagaspur tingkat III. Dalam geladi tugas tempur ini, kami akan melibatkan seluruh komponen Satuan Setingkat Peleton (SST) yang kami miliki," kata Ahmadi.

Baca Juga

Bertemu di Kertanegara, Prabowo-Airlangga Dinilai Tengah Amankan Diri

Menurut Ahmadi, meski latihan ini dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19, namun TNI AL dalam hal ini Koarmada I, Kolinlamil, Kormar, dan Puspenerbal tetap bertanggungjawab untuk melaksanakan pembinaan dan membangun kekuatan dengan melaksanakan latihan ini.

Pihak TNI AL juga menjamin keamanan latihan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Jaminan yang dilakukan adalah melakukan rapid test kepada seluruh personel yang terlibat dalam latihan ini dan mensterilkan peralatan yang akan digunakan.

"Kita sudah mengadakan 1.500 alat rapid test untuk memastikan semua personel yang mengikuti latihan ini bebas dari COVID-19. Karena, dalam beberapa situasi, kami akan menggunakan kapal secara bersama-sama dan juga melakukan pendaratan bersama. Jadi, untuk menghindari terjadinya penularan, kami lakukan rapid test terlebih dahulu," jelasnya.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono. Foto: MP/Kanu

Sistem senjata armada terpadu TNI AL, terdiri dari kapal, Marinir, pesawat udara, dan pangkalan. Untuk itu, Koarmada I akan melakukan uji coba keseluruhan sistem senjata armada terpadu dalam latihan Glagaspur tingkat III ini.

"Makanya kita uji pangkalan di Jakarta, menyiapkan kapal, dan lainnya. Dari Korps Penerbangan AL akan menyiapkan 10 pesawat, kemudian Marinir akan menyiapkan sekitar 15 kendaraan tempur, dan dari kami akan ada sekitar 24 kapal," ungkap Ahmadi.

Latihan yang dilaksanakan adalah pertempuran laut dengan beberapa doktrin peperangan seperti peperangan anti udara, peperangan anti kapal selam, peperangan kapal permukaan, operasi pasukan khusus, dan pendaratan amfibi.

Baca Juga

Prabowo-Airlangga Bertemu di Tengah Para Menteri Jokowi Dapat Respons Negatif

Manuver akan dilaksanakan di Laut Jawa-Selat Karimata Laut Natuna dan pendaratan amfibi di daerah latihan TNI AL, di Pulau Dabo Singkep.

"Kami berharap, agar latihan bersama di tengah situasi pandemi COVID-19, dalam rangka pembinaan personel ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga peningkatan profesionalisme tetap dipertahankan," tutup Ahmadi. (Knu)

#TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
Berita Foto
TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan
Petugas gabungan dari TNI AL dan PPSU menangkap ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 05 Mei 2026
TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
Dua Siswa Jadi Korban Peluru Nyasar, DPR Desak TNI Lakukan Audit Investigasi
Langkah ini penting untuk memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam penanganan kasus.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Dua Siswa Jadi Korban Peluru Nyasar, DPR Desak TNI Lakukan Audit Investigasi
Indonesia
Hemat BBM, TNI AL Gunakan Drone dan Kapal Selam Otonomus Saat Operasi
Selain menggunakan drone dan KSOT, TNI AL juga akan menggunakan bahan bakar jenis B50 untuk jadi bahan bakar KRI.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Hemat BBM, TNI AL Gunakan Drone dan Kapal Selam Otonomus Saat Operasi
Indonesia
Beralih Pakai BBM B50, KSAL Tekankan Mesin KRI TNI AL Butuh Modifikasi
TNI Angkatan Laut (AL) berencana menggunakan bahan bakar jenis B50 untuk kapal patroli sebagai bagian dari strategi penghematan bahan bakar minyak (BBM).
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Beralih Pakai BBM B50, KSAL Tekankan Mesin KRI TNI AL Butuh Modifikasi
Bagikan