Rhoma Irama Lelang Jas dan Sorban Buat Bantuan Bencana Sumatra

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
 Rhoma Irama Lelang Jas dan Sorban Buat Bantuan Bencana Sumatra

Rhoma Irama dalam kegiatan Tabligh Akbar doa bersama dan donasi untuk Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, di Bengkulu, Senin. (08/12/2025) ANTARA/Boyke Ledy Watra

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi Sumatra yang dilanda bencana masih memerlukan berbagai bantuan. Jutaan warga terdampak, ratusan fasilutas dasar rusak, termasuk rumah warga. Saat ini angka kematian dan kehilangan juga semakin besar. Kondisi ini membuat publik berdonasi.

Penyanyi kondang sekaligus pendakwah Rhoma Irama melelang jas, sorban, dan peci, miliknya sebagai bentuk kepedulian dalam penggalangan dana bantuan bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera baik Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat.

"Sekarang jas saya, ini jas lebih dari 20-30 tahun ini (saya pakai) buatan penjahit yang paling keren di Jakarta, dan di dalamnya ada nama saya Rhoma Irama silahkan dilelang," kata Rhoma Irama di Bengkulu, Senin.

Ia melelang beberapa barang pribadinya itu pada kegiatan Tabligh Akbar doa bersama dan donasi untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu pada Senin 8 Desember 2025.

\

Baca juga:

Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

Rhoma Irama berharap hasil pelelangan tersebut dapat segera tersalurkan kepada saudara-saudara yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tidak hanya itu Rhoma Irama juga memberikan tausiah keagamaan bagi masyarakat Bengkulu. Dia mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Selain itu, menurut Rhoma Irama, bencana di Pulau Sumatera itu bisa menjadi pengingat dan introspeksi untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Dia mengharapkan masyarakat berserta daerah yang terdampak bencana segera pulih kembali.

Rhoma Irama juga menyanyikan beberapa lagunya sebagai bagian dari dakwahnya di Provinsi Bengkulu.

#Banjir Bandang #Banjir #Banjir Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Bagikan