Reaksi Dirlantas Polda Metro Ditanya Soal Keterlibatan Anak Buahnya dalam Penembakan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 01 Desember 2021
Reaksi Dirlantas Polda Metro Ditanya Soal Keterlibatan Anak Buahnya dalam Penembakan

Ilustrasi penembakan. (ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keterlibatan anggota patroli jalan raya Ipda OS dalam penembakan di Bintaro, mengundang reaksi sang atasan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo pun langsung menunjukkan wajah kecewa saat ditanya awak media tentang keterlibatan anak buahnya.

Sambodo pun mengatakan, akan melakukan evaluasi soal penggunaan senjata.

Baca Juga:

Pangkat Hingga Tempat Dinas Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro Terkuak

"Kami akan lihat kelengkapan soal senjata api. Karena untuk mendapatkan senpi, harus ada evaluasi dan latihan hingga tes psikologi," kata Sambodo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/12).

Sambodo mengaku prihatin dengan insiden ini.

"Tentu saya menyesalkan ya. Tapi kita tunggu saja hasil penyelidikan," terang Sambodo sambil menghela nafas.

Seraya berjalan meninggalkan awak media, ia pun enggan berkomentar lagi karena khawatir menggangu teknis penyidikan. Termasuk sosok pelaku.

"Saya gak mau berkomentar soal masalah itu takut ganggu penyidikan," tutup Sambodo.

Baca Juga:

Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Sudah Jalani Operasi di Bagian Perut

Sekadar informasi, pelaku penembakan di Gerbang Tol Bintaro adalah seorang polisi lalu lintas yang bertugas di unit patroli jalan raya (PJR) Polda Metro Jaya berinisial Ipda OS.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan, peristiwa penembakan itu berawal dari laporan seorang warga bahwa dirinya diikuti oleh sejumlah kendaraan.

Warga tersebut mengaku diikuti oleh beberapa unit mobil sejak keluar dari hotel di kawasan Sentul.

Setelah melapor ke polisi, Ipda OS mengarahkan warga pelapor itu untuk masuk ke wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mengamankan warga tersebut.

"Ia (warga) melaporkan kepada polisi, kemudian polisi mengarahkan ke tempat dia berdinas, maksudnya supaya aman, kemudian terjadilah penembakan," kata Tubagus, Selasa (30/11).

Kini, Ipda OS tengah diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya guna mengetahui apakah ada unsur pelanggaran atau tidak.

"Kami masih mendalami apakah ada unsur pelanggarannya atau tidak. Maka dari itu, ada asistensi dari Divpropam Mabes Polri dan Polda Metro Jaya," ujar Tubagus. (Knu)

Baca Juga:

Akhirnya Identitas Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Bintaro Terungkap

#Kasus Penembakan #Dirlantas Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Setiap anggota Polri yang dibekali senjata harus memiliki sikap dan mental yang lebih stabil. Dengan mental dan pengendalian emosi yang baik,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Indonesia
5 Titik SIM Keliling di Jakarta Kamis (8/10): Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Layanan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
5 Titik SIM Keliling di Jakarta Kamis (8/10): Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Jawaban Singkat Dirlantas Polda Metro Soal Video Viral Patwal RI 21 Intimidasi Warga di Persimpangan Senayan
Pengendara disarankan menepi terlebih dahulu atau meminta bantuan penumpang sebelah jika hendak mengabadikan kejadian ganjil di jalanan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Jawaban Singkat Dirlantas Polda Metro Soal Video Viral Patwal RI 21 Intimidasi Warga di Persimpangan Senayan
Indonesia
Dirlantas Panggil Personel Patwal Mobil RI 21 Setelah Ramai di Media Sosial
Sebuah video beredar di media sosial Instagram melalui akun @jakarta24jam.id yang diunggah pada Selasa (30/6).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Dirlantas Panggil Personel Patwal Mobil RI 21 Setelah Ramai di Media Sosial
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026 Ditlantas Polda Metro Jaya Ditunda, Pengendara Motor Lawan Arus Siap-siap Kena Tilang Harian
Penegakan hukum harian terus menyasar para pelanggar aturan melalui sistem elektronik maupun tindakan langsung secara persuasif
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Operasi Patuh Jaya 2026 Ditlantas Polda Metro Jaya Ditunda, Pengendara Motor Lawan Arus Siap-siap Kena Tilang Harian
Indonesia
Knalpot Brong Ganggu Warga, Polisi Perketat Pengawasan dan Sanksi Tegas
Polisi memperketat pengawasan knalpot brong di Jakarta. Pelanggar bisa ditilang hingga disita SIM-STNK karena dianggap mengganggu ketertiban umum.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Knalpot Brong Ganggu Warga, Polisi Perketat Pengawasan dan Sanksi Tegas
Indonesia
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Polisi, Kapolri Janji Bakal Tindak Tegas
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberi atensi khusus atas kasus tewasnya remaja 18 tahun di Makassar yang tertembak polisi.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Polisi, Kapolri Janji Bakal Tindak Tegas
Indonesia
Imbas Penembakan Pesawat Smart Air, 11 Bandara di Papua Ditutup Sementara
Kemenhub menghentikan sementara operasional 11 bandara di Papua. Hal itu buntut penembakan pesawat Smart Air pada 11 Februari 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Imbas Penembakan Pesawat Smart Air, 11 Bandara di Papua Ditutup Sementara
Indonesia
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Empat orang terduga pelaku penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel ditangkap. Polisi masih memburu pelaku lainnya.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Indonesia
Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air
Kondisi 13 penumpang itu masih belum dapat dipastikan karena laporan yang diterima masih bersifat awal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air
Bagikan