Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ratusan Ribu Warga NU Hadiri Istigasah Kubro di Sidoarjo

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 09 April 2017
Ratusan Ribu Warga NU Hadiri Istigasah Kubro di Sidoarjo

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri istigasah yang digelar Nahdlatul Ulama, Jakarta. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ratusan ribu warga Nahdlatul Ulama (NU) menghadiri Istigasah Kubro di GOR Deltas Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (9/4) pagi hingga siang.

Meski berlangsung dalam kondisi cuaca panas, namun kegiatan yang dilakukan dengan pengamanan dari pihak kepolisian dan Banser tersebut berlangsung begitu kondusif dan khidmat.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut di antaranya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, dan puluhan kiai besar dari berbagai daerah, baik asal Jawa Timur maupun pusat.

Istigasah diawali dengan sambutan Ketua PWNU, KH Mutawakil Alallah.

Ia mengatakan bahwa kegiatan istigasah tersebut adalah murni melakukan doa untuk keselamatan Indonesia, tidak ada sedikit pun ada nuansa politik.

"Jadi, ini adalah murni untuk memohon demi keselamatan. Tidak ada kaitannya dengan politik," kata Kiai Mutawakil.

Sementara, ada lima maklumat yang dibacakan langsung oleh Rais Syuriah PWNU, KH Anwar Iskandar.

Lima maklumat itu adalah pertama, menjaga agama dari hal-hal yang bisa merusak agama baik dari keyakinan ucapan maupun perbuatan. Menjaga agama adalah kewajiban bagi seluruh Nahdliyin sebagaimana dicontohkan Asyalafu Sholih sejak zaman dulu. Menjunjung tinggi prinsip ahlussunah wal jamaah dengan senantiasa menyebarkan Islam yang damai teduh dan mengayomi.

Kedua, menjaga negara dari hal-hal yang merusak atau membahayakan kedaulatan NKRI, Pancasila, UUD, Kebinekaan serta menjaga keutuhan persatuan Indonesia. Karena negara adalah harta paling mulia dan paling bernilai.

Ketiga, menjaga amanah seraya menegakkan keadilan sosial adalah kewajiban seluruh pemimpin negara, agama, politik serta pemimpin ekonomi agar bangsa ini terhindar dari kesenjangan sosial.

Keempat, menjaga umat agar bangsa ini bermartabat terhormat dan bernilai di hadapan Allah. Dan yang terakhir adalah menjaga persatuan, kedamaian, keamanan, ketertiban serta instrospeksi diri. (Bud)

Baca berita terkait Nahdlatul Ulama lainnya di: Politisasi Agama, NU DKI Jakarta: Ini Bentuk Intimidasi

#Istigasah #Nahdlatul Ulama (NU) #Banser
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Cak Imin menanggapi dinamika yang terjadi di PBNU menjelang Muktamar ke-35. Ia mengatakan, bahwa yang bermain-main di NU bisa dikeluarkan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Ratusan Banser Datangi KPK Saat Yaqut Diperiksa dalam Kasus Kuota Haji
Ratusan anggota Banser mendatangi Gedung KPK saat Yaqut Cholil Qoumas diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dengan kerugian negara Rp622 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Ratusan Banser Datangi KPK Saat Yaqut Diperiksa dalam Kasus Kuota Haji
Indonesia
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Gus Yahya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang bekerja di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Indonesia
Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, DPR Minta Polisi Usut Tuntas
Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan banser. DPR pun meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, DPR Minta Polisi Usut Tuntas
Indonesia
Bahar bin Smith Tersangka Pemukulan Banser, Pemeriksaan Perdana Rabu 4 Februari
Penetapan tersangka sosok yang akrab disapa Habib Smith itu tertuang dalam SP2HP Nomor B/43/I/RES.1.24/2026/Reskrim pada 30 Januari 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
Bahar bin Smith Tersangka Pemukulan Banser, Pemeriksaan Perdana Rabu 4 Februari
Indonesia
Kronologis Anggota Banser Babak Belur Berujung Bahar bin Smith Tersangka
Anggota banser itu ketika hendak bersalaman dengan Bahar bin Smith malah dihadang pengawal acara, lalu dibawa ke sebuah ruangan dan dipukuli hingga babak belur.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
Kronologis Anggota Banser Babak Belur Berujung Bahar bin Smith Tersangka
Indonesia
Bahar bin Smith Tersangka Kasus Pemukulan Banser, Dijerat Pasal Berlapis
Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang, Banten.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
Bahar bin Smith Tersangka Kasus Pemukulan Banser, Dijerat Pasal Berlapis
Indonesia
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan kehadirannya dalam rapat pleno bukan sebagai pejabat negara, melainkan sebagai Rais Syuriyah NU.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
Indonesia
PBNU Pastikan Keputusan Pleno Final, Ini Amanat Prof Nuh untuk Pj Ketum Zulfa Mustofa
Prof Mohammad Nuh menegaskan rapat pleno PBNU sah dan final menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
PBNU Pastikan Keputusan Pleno Final, Ini Amanat Prof Nuh untuk Pj Ketum Zulfa Mustofa
Bagikan