Ratusan PKL Kawasan Tegalega Bandung Direlokasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 18 Oktober 2023
Ratusan PKL Kawasan Tegalega Bandung Direlokasi

PKL Tegalega Bandung. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat tengah melakukan penataan kawasan Tegalega.

Sebanyak 207 pedagang kali lima (PKL) di Tegalega telah direlokasi ke lokasi penataan yang telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yakni di dalam Taman Tegalega.

Atas hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengapresiasi para PKL yang telah berkolaborasi dengan Pemkot Bandung.

Baca Juga:

Peci Legendaris M Iming Bandung Bertahan Satu Abad

"Saya apresiasi bahwa mereka sudah berpindah ke tempat yang telah kita rencanakan," kata Ema Sumarna saat meninjau Kawasan Tegalega, Rabu (18/10).

Ema menyebut, para PKL telah berdagang di dalam Taman Tegalega, walaupun proses penataan masih dalam pengerjaan.

"Walaupun ini belum selesai karena tenda yang nanti akan mendapatkan bantuan dari Mayora itu masih sedang berproses. Mungkin dalam waktu dekat," kata dia.

"Konsep ini sudah sesuai dengan apa yang kita rancang dan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh PKL. Jadi ini sudah clear dan tadi kita sudah liat mereka sudah pindah," imbuhnya.

Namun, Ema menyebut masih ada sekitar 60 PKL yang masih berjualan di luar area Tegalega dan belum mau pindah ke lokasi penataan.

Untuk itu, Ema mengatakan akan memberikan waktu sepekan kepada para PKL untuk pindah. Apabila dalam waktu yang telah ditentukan PKL belum pindah maka, kata dia, Satpol PP akan menertibkannya.

"Hal yang menjadi persoalan kenapa masih ada 60 PKL yang masih berjualan di luar? Itu saya kasih waktu satu minggu. Saya minta itu semua beres. Kita berikan toleransi mereka bergeser ke wilayah barat yang nanti juga akan kita tata sama persis dengan apa yang ada di timur," ujarnya.

Baca Juga:

KPU Kota Bandung Bakal Gelar Kirab Pemilu 2024 Selama 7 Hari

Menurut Ema, tidak ada toleransi bagi para PKL yang tidak mau direlokasi. Karena sebelumnya, sudah ada kesepakatan antara Pemkot Bandung dan para PKL Tegalega untuk proses relokasi tersebut.

"Tidak ada toleransi mereka bertahan. Kalau tidak mau masuk konsep penataan pasti kita akan tertibkan," tegasnya.

Ema berharap, penataan PKL Tegalega dapat mewujudkan Bandung yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.

"Jadi kalau semua itu beres yang di barat dan di timur maka kerapian dan keindahan secara bertahap akan hadir," ungkapnya.

Saat ini, PKL Kawasan Tegalega berjumlah 482 PKL. Para pedagang itu terbagi dalam 2 zona, yaitu 207 PKL Tegalega Timur (Jalan Moh Toha) dan 275 PKL Tegalega Barat (Jalan Otista).

PKL Tegalega meliputi berbagai macam dagangan, di antaranya makanan, aksesoris, sayuran, dan buah-buahan. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Gowes Persatuan Indonesia dari Tangsel - Bandung Bukti Kehadiran TNI di Tengah Rakyat

#PKL #Bandung #Kota Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Lifestyle
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Indonesia
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 membuat Bandung diserbu wisatawan. KAI mencatat 91 ribu penumpang KA Jarak Jauh, 208 ribu KA Lokal, dan 75 ribu Whoosh.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Indonesia
PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
KA Sangkuriang dari Banyuwangi akan menempuh jarak mencapai 1.002 kilometer dan melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Ciamis, Tasikmalaya hingga tujuan akhir Bandung.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Aset KAI di Bandung direncanakan akan dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal terintegrasi khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kawasan Bantaran Rel di Kiaracondong Bandung bakal Disulap Jadi ‘Apartemen’, Dialokasikan bagi Rakyat Berpenghasilan Rendah
Indonesia
Warga Bandung Diminta Mewaspadai Hujan Lebat Tiba-tiba Disertai Petir dan Angin Kencang, Diawali Cuaca Panas Bikin Gerah
Hal ini seperti disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, Teguh Rahayu.
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Warga Bandung Diminta Mewaspadai Hujan Lebat Tiba-tiba Disertai Petir dan Angin Kencang, Diawali Cuaca Panas Bikin Gerah
Indonesia
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Tradisi geng sekolah itu jika terus terpelihara berbahaya karena berpotensi memicu kekerasan di kalangan remaja yang bisa memakan korban jiwa.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Maret 2026
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Bagikan