Ratusan Perguruan Tinggi di Jakarta Deklarasi Antiradikalisme

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 19 September 2017
Ratusan Perguruan Tinggi di Jakarta Deklarasi Antiradikalisme

Menristekdikti Mohamad Nasir (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gerakan deradikalisasi mulai tersebar di sejumlah kampus di ibu kota, Jakarta. Hal itu tampak melalui deklarasi deradikalisasi di ratusan perguruan tinggi swasta.

Ratusan perguruan tinggi swasta (PTS) yang tergabung dalam Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah III melakukan deklarasi antiradikalisme di Jakarta, Selasa (19/9).

Deklarasi antiradikalisme tersebut turut dihadiri Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.

"Deklarasi ini merupakan program yang dilakukan pemerintah untuk memelihara kebangsaan," ujar Nasir.

Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro itu menambahkan perguruan tinggi haruslah menjadi lembaga yang meneladani masyarakat. Perguruan tinggi juga perlu mendukung sepenuhnya kegiatan positif dalam kerukunan hidup bermasyarakat, cinta Tanah Air, wawasan kebangsaan dan kemandirian.

Dalam kesempatan itu, Menristekdikti juga berharap agar perguruan tinggi sanggup menjawab kebutuhan pasar.

"Misalnya kalau di program studi hukum, kita belum ada hukum tata negara, hukum laut dan lain-lain. Maka kalau perjanjian laut, kita kalah terus. Selama ini, kita tidak melihat perubahan negeri yang begitu cepat".

Ketua Kopertis III, Illah Sailah, mengharapkan deklarasi ini tidak sekadar retorika atau seremoni belaka, namun diterapkan di setiap perguruan tinggi.

"Mudah-mudahan bukan sekedar retorika dan seremoni. Tapi bahu-membahu. Mari kita bebaskan kotak-kotak. Kita Indonesia, perguruan tinggi harus menjadi etalase Indonesia. Tidak boleh lagi ada konflik, yayasan dan pengelola," harap Illah.

Illah mengatakan perguruan tinggi dibawah Kopertis III sangat mendukung antiradikalisme dengan cara perbaikan kurikulum, pembimbingan kepada mahasiswa maupun perbaikan dalam manajemen perguruan tinggi.

"Perguruan tinggi harus menjadi lembaga yang meneladani masyarakat, harus menjadi menara air bukan menara gading," pungkas Illah Sailah.(*)

#Deradikalisasi #Radikalisme #Perguruan Tinggi #M Nasir #Menristekdikti
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Penerapan efisiensi yang berlebihan dalam dunia pendidikan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Prodi Perguruan Tinggi Sepi Peminat Terancam Gulung Tikar, DPR RI Ingatkan Kampus Bukan Sekadar Pemasok Tenaga Kerja
Indonesia
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Komisi X DPR RI akan mendalami wacana penutupan prodi tak relevan dengan memanggil Kemendiktisaintek usai masa reses
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
DPR Panggil Kemendiktisaintek Terkait Pemangkasan Prodi di Kampus-Kampus Setelah Reses
Indonesia
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Kemendiktisaintek mendorong perguruan tinggi menutup prodi tak relevan dan mengembangkan prodi baru sesuai 8 industri strategis.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kemendiktisaintek Instruksikan Kampus Tutup Prodi Tidak Revelan, Fokus 8 Industri Strategis
Indonesia
Nasib PTS di Ujung Tanduk, Komisi X DPR RI Siapkan Aturan Main Baru Seleksi PTN
Komisi X DPR RI saat ini tengah menggodok regulasi baru melalui Panitia Kerja (Panja) SPMB untuk menemukan titik keseimbangan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Nasib PTS di Ujung Tanduk, Komisi X DPR RI Siapkan Aturan Main Baru Seleksi PTN
Indonesia
Hari Ini PMB-PTKIN Diumumkan Serentak Pukul 15.00 WIB, Ini Link-nya
hasil kelulusan dapat diakses secara mandiri melalui laman resmi https://pengumuman-span.ptkin.ac.id/ dengan memasukkan nomor pendaftaran masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Hari Ini PMB-PTKIN Diumumkan Serentak Pukul 15.00 WIB, Ini Link-nya
Bagikan