Punti Kayu, Hutan di Kota Palembang

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 26 Desember 2023
Punti Kayu, Hutan di Kota Palembang

Kota Palembang menyimpan destinasi wisata alam yang berbeda. (Unsplash/Hadi Utama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAMAN Wisata Alam Punti Kayu Palembang, Sumatera Selatan merupakan taman wisata alam di tengah kota, dengan luas mencapai hingga 39,9 hektare. Pepohonan pinus yang daunnya meneduhkan langit begitu terasa saat memasuki pintu gerbang.

Melintasi gerbang wisatawan akan disambut dengan replika bangunan dunia, mulai dari tiruan Menara Eiffel, stupa Candi Borobudur, Patung Liberty, hingga fenomena "big bang".

Baca Juga:

Tren Melancong Akhir Tahun Wisatawan Indonesia

punti kayu
Manager Taman Wisata Alam Punti Kayu Raden Azka berharap Punti Kayu akan dapat menyedot wisatawan dalam jumlah besar. (ANTARA/M Imam Pramana)

Pada saat sebelum pandemi COVID-19 melanda negeri ini, pengunjung yang datang ke taman wisata Punti Kayu, pada saat momen liburan bisa mencapai hingga 10 ribu orang dalam satu hari.

Dilansir dari Antara, Manager Taman Wisata Alam Punti Kayu Raden Azka berharap pada liburan nataru ini wisatawan yang datang ke taman Punti Kayu, kembali meningkat. Sehingga juga mampu meningkatkan sisi perekonomian warga sekitar.

"Momen liburan Natal kali ini jumlah pengunjung mencapai 3 ribu hingga 4 ribu yang menikmati rekreasi di taman Punti Kayu," kata Raden Azka.

Ia menerangkan bahwa pengunjung atau wisatawan yang datang itu berasal dari berbagai daerah. Seperti wisatawan lokal wilayah Sumsel, dan wisatawan dari Lampung, Bengkulu, Jambi, Jakarta, dan Surabaya.

Diperkirakan jumlah pengunjung ke lokasi itu akan terus meningkat, hingga puncaknya pada perayaan liburan Tahun Baru 2024.

Udara segar dengan reribunan pepohonan menjadi daya tarik tersendiri. Kemudian kupu-kupu berterbangan tampak jarang hinggap, bagaikan menari menikmati udara dan ketenangan di dalam taman itu.

Para wisatawan dapat menikmati liburan dalam suasana alam hutan kota terbesar di dunia hanya dengan tiket masuk Rp20 ribu per orang pada weekday. Kemudian pada akhir pekan dipungut tiket sebesar Rp25 ribu. Taman wisata itu buka setiap hari, mulai pukul 09:00 WIB dan ditutup pukul 19 : 00 WIB. Akan tetapi jam buka tersebut bisa saja dimajukan sebelum pukul 09:00, apabila pengunjung sudah mulai berdatangan.

Baca Juga:

Kereta Eksekutif dan Luxury New Generation, Kemanjaan dari KAI

kayu
Taman Wisata Alam Punti Kayu memiliki sensasi kesegaran udara yang bersih. (Unsplash/Wrandriyan __)

Saat momen liburan nataru ini tiket tidak mengalami kenaikan dan penurunan harga. Bahkan ada potongan harga hingga 20 persen bagi wisatawan yang datang dengan rombongan.

Selain ada replika bangunan dunia, destinasi wisata ini menyediakan berbagai wahana permainan. Seperti flying fox, perahu naga, camping, dan kafe. Semuanya disediakan menyatu dengan rimbunan pepohon pinus.

Di hutan kota ini terdapat pula beberapa hewan dengan habitatnya seperti burung dan monyet. Satwa-satwa ini dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diburu.

Pengunjung yang hadir juga dibebaskan untuk membawa makanan dari luar. Hanya saja dilarang untuk memberikan makanan kepada hewan.

Taman wisata ini dapat dijadikan sebagai tempat acara perkawinandengan harga sewa Rp10 juta ditambah dengan harga tiket masuk, tergantung jumlah tamu undangan yang akan hadir.

Resepsi pernikahan dan camping adalah salah satu fitur yang diberikan oleh pengelola taman wisata ini. Namun untuk camping hanya dikhususkan untuk pengunjung rombongan, bukan perorangan.

Pengunjung juga bisa mendapatkan pendampingan dari petugas taman Punti Kayu apabila ingin membuat kegiatan. Hanya saja harus membuat laporan ke pengelola terlebih dulu sebelum melakukan kegiatan. (*)

Baca Juga:

Prediksi Tren dan Tantangan Pariwisata 5 Tahun Mendatang

#Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan