Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 01 Oktober 2020
Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren

Tes usap massal di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gugus tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan, adanya 47 siswa yang positif COVID-19. Seluruh siswa tersebut adalah santri dari dua pondok pesantren.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo menjelaskan, kedua pondok pesantren tersebut terletak di Kecamatan Ngaglik dan Kecamatan Prambanan.

"Laporan terbaru hingga Rabu (30/09), sebanyak 41 santri dari Ponpes di Ngaglik, sementara 6 lainnya santri di Ponpes Kecamatan Prambanan," ujar Joko dalam jumpa pers di Yogyakarta, Rabu (30/9) 2020.

Baca Juga

Update Kasus Corona DKI Rabu (30/9): 74.368 Positif, 60.320 Sembuh

Namun, Joko engga menyebutkan nama dan lokasi kedua ponpes tersebut. Ia menjelaskan sejumlah Ponpes di Kabupaten Sleman telah melakukan pembelajaran tatap muka sejak beberapa bulan lalu.

Kronologi diketahuinya santri positif COVID-19 di Ponpes Ngaglik bermula dari adanya seorang santri yang menunjukkan gejala corona pada akhir Agustus 2020. Gejala yang dirasakan yakni flu, batuk, pilek dan demam. Gejala tersebut hilang beberapa hari kemudian. Sayangnya, santri tersebut tidak melaporkan gejala tersebut kepada Satgas penanganan corona di Ponpes.

"Santri anggap itu flu biasa. Dia gak periksa ke klinik dan gak lapor ke Satgas Ponpes. Gak lama kemudian dia kembali merasakan gejala COVID-19. Indra penciuman dan pengecapannya berkurang," jelas Joko.

Saat mengalami gejala ke-2 sang santri segera memeriksakan diri ke klinik. Dokter klinik yang curiga sang santri terpapar Corona, kemudian melaporkan hal ini pada Puskesmas dan Tim Satgas penanganan Corona di Ponpes.

Tim Satgas segera bergerak cepat melakukan test usap dan test cepat sang santri dan semua pihak yang kontak erat dengan santri tersebut. Tim satgas juga segera melakukan test cepat seluruh santri yang mengalami gejala COVID-19.

"Hasilnya sang santri positif Corona. Lalu, dari 122 lainnya yang ikut rapid test, ada 45 yang reaktif. Dari 45 orang kami test swab, sebanyak 41 positif COVID-19," kata Joko.

Seluruh santri yang positif COVID-19 sudah dikarantina di tempat khusus yang disiapkan oleh pondok pesantren di kecamatan Ngaglik. Sementara itu pengelola ponpes sudah menutup dan menghentikan kegiatan belajar mengajar selama lima hari kedepan.

"Selama ditutup, pihak ponpes melakukan penyemprotan disinfektan Santri yang sehat melakukan isolasi mandiri di dalam Ponpes," terang Mantan Direktur RSUD Murangan ini.

Sedangkan, santri di Ponpes Kecamatan Prambanan diketahui positif COVID-19 usai melakukan pemeriksaan mandiri. Santri tersebut merasakan gejala COVID-19 usai berpegian keluar kota.

Tim Satgas penanganan COVID-19 Ponpes Prambanan kemudian melakukan tracing mandiri serta test cepat dan test usap kepada pihak-pihak yang kontak erat dengan Santri.

"Hasilnya lima santri lainnya positif COVID-19. Jadi, total ada 6 santri di Ponpes kecamatan Prambanan yang positif. Semua yang positif sudah di karantina di asrama haji,"kata Joko.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Sleman Hardo Kiswaya menegaskan pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan pengecekan kembali protokol kesehatan di sejumlah pondok pesantren.

Baca Juga

Wagub DKI: Anies Minta Pembahasan Raperda COVID-19 Segera Ditetapkan

Selain itu, Pemkab Sleman akan lebih memperketat pemberian izin pembukaan pondok pesantren demi mencegah penyebaran virus COVID-19.

"Ke depan kami tidak akan berikan izin sementara waktu pembukaan Ponpes," tegas Harda.

Berdasarkan catatan dari Pemerintah Kabupaten Sleman hingga kini ada 145 ponpes yg mengajukan izin kegiatan belajar mengajar tatap muka. Dari jumlah tersebut baru 25 ponpes yang sudah mendapatkan izin. (Teresa Ika/Yogyakarta)

#COVID-19 #Kasus Covid
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Indonesia
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Juni 2025
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6), mengakui ada kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Juni 2025
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Bagikan