Puluhan Siswa di Kenya Terserang Penyakit Misterius
Murid-murid Sekolah Dasar St George di Nairobi, Kenya. ANTARA/Xinhua/JOHN OKOYO/tm
MerahPutih.com - Sekitar 95 siswi di Kenya barat dirawat di rumah sakit akibat penyakit misterius. Menurut sejumlah laporan media setempat, para siswi itu dikabarkan menderita penyakit yang melumpuhkan kaki mereka sehingga kebanyakan dari mereka tidak dapat berjalan.
Para pejabat mengungkapkan, 95 siswi itu merupakan murid Sekolah Menengah Putri St. Theresa's Eregi, yang berlokasi 374 kilometer dari Nairobi, dan dirawat di rumah akibat penyakit misterius yang melanda sekolah tersebut.
Baca Juga:
Jokowi Berkelakar Minta Presiden Kenya Tinggal Sebulan di Indonesia
Dengan adanya penyakit misterius ini, pemerintah memutuskan melakukan penutupan sekola. Saat ini, pejabat kesehatan setempat sedang berupaya untuk mengidentifikasi penyebab dan menetapkan langkah-langkah pengendaliannya.
Pernyataan dari pihak sekolah menyebutkan ratusan anak yang terdampak akan diizinkan kembali ke sekolah begitu kondisinya sudah dinilai secara saksama, dan sejumlah langkah penting telah diambil.
Pejabat pendidikan setempat, Bonface Okoth, mengatakan, 95 siswi dirawat di rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Ia mengatakan, jenis penyakit misterius tersebut masih belum terungkap, namun pejabat kesehatan telah mengatakan bahwa sampel darah korban telah dibawa ke laboratorium Institut Riset Medis Kenya (KEMRI) guna menentukan karakteristik dan asal penyakit tersebut. KEMRI juga akan mengembangkan protokol pengobatan yang sesuai.
"Otoritas meminta orang tua dan wali murid dari korban agar tetap waspada dan memantau kondisi kesehatan anak mereka secara teliti," katanya dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
Setelah dari Kenya dan Tanzania, Jokowi Disambut Hangat di Mozambik
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam