Puan Sebut PDIP Punya 10 Bakal Cawapres Ganjar

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 29 Mei 2023
Puan Sebut PDIP Punya 10 Bakal Cawapres Ganjar

Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menyatakan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo masih digodok dan ditimbang-timbang. Sebab waktu masih panjang untuk mempertimbangkan.

Ketua DPR RI itu mengatakan partainya memiliki 10 nama yang berpotensi menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Baca Juga

Puan: PDIP dan PPP Sepakat Menangkan Ganjar Pranowo

"Untuk PDIP nama cawapres itu banyak, 10 nama ada, tapi kan waktu masih panjang jadi kita masih lihat-lihat dulu, kira-kira siapa yang cocok, siapa yang kemudian bisa menambah elektoral, siapa yang nanti kemudian bisa diterima masyarakat, kan waktu masih panjang," ucap Puan saat jumpa pers usai bertemu dengan elite Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (29/5).

Puan menjelaskan, sosok cawapres yang kelak akan diusung sebagai pendamping Ganjar akan didiskusikan kembali oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama dengan Ketum PPP Mardiono.

Baca Juga

PDIP dan PPP Rapat Bahas Strategi Pemenangan Ganjar

Namun dalam pembahasan ke depan, jelas Puan, semua akan memberikan masukan tentang sosok terbaik untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"Jadi memang masih jadi pertimbangan yang matang bagi PDIP, bersama sama dengan PPP menentukan siapa yang terbaik untuk mendampingi capres yang sudah kita tentukan atau mendampingi Ganjar ke depan. Jadi sabar," ujarnya.

Ditanya tentang strategi pemenangan, Puan mengaku tidak mungkin membuka strategi politik yang dipakai. Menurutnya, semua parpol pasti punya strateginya masing-masing yang tidak bisa dibocorkan.

"Namanya strategi itu rahasia, semua parpol punya strategi masing-masing untuk memenangkan partai masing-masing. Kalau ditanya sudah ada strategi, ya sudah pasti sudah ada. Tapi rahasia," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Mahfud MD Pastikan MK Belum Putuskan Hasil Uji Materi Sistem Pemilu

#PDIP #Puan Maharani #Partai Persatuan Pembangunan (PPP) #Capres 2024 #Ganjar Pranowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api, tetapi juga harus diikuti perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Bagikan