PSI Sindir Anies Jangan Cuma Bisa Cari Kambing Hitam

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 04 November 2019
PSI Sindir Anies Jangan Cuma Bisa Cari Kambing Hitam

Juru Bicara PSI, Rian Ernest Tanudjaja. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI kembali mengkritik Gubernur Anies Baswedan terkait transparansi anggaran KUA-PPAS 2020 lewat surat kepada kepada Plt Kepala Bappeda DKI Suharti.

Juru Bicara PSI, Rian Ernest Tanudjaja menekan surat itu mengungkapkan masalah terbesar proses penganggaran di zaman Gubernur Anies bukanlah usulan pengadaan fantastis atau kesalahan input, tetapi tidak transparannya anggaran yang disusun. PSI juga meminta Gubernur tidak hanya bisa menyalahkan anak buahnya saja.

Baca Juga

Anggaran KUA-PPAS Tak Diunggah, PSI Minta Tito Beri Anies Kartu Kuning

"Kami menunggu solusi tegas Gubernur, bukan mencari-cari kambing hitam," kata Rian, melalui pers rilis yang diterima MerahPutih.com, Jakarta Senin (4/11).

Gubernur Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartawan di Balai Kota. (MP/Asropih)

Menurut Rian, surat PSI juga meminta Plt Kepala Bappeda Suharti untuk membuka kembali akses apbd.jakarta.go.id untuk usulan anggaran 2020 yang masih ditutup-tutupi sampai saat ini. Adapun data usulan anggaran yang dibuka ke publik itu hingga level komponen detail peruntukannya.

Baca Juga

Redam Polemik, NasDem Minta Anies Buka Anggaran KUA-PPAS

Fraksi PSI menegaskan setiap tahapan dokumen anggaran dan jejak digital dalam sistem penganggaran memiliki konsekuensi hukum. Artinya, setiap tanda tangan eksekutif maupun legislatif harus dapat dipertanggungjawabkan, baik itu secara hukum maupun kepada publik.

Rian menambahkan penyisiran anggaran adalah cara PSI memastikan tidak ada masalah hukum yang akan menjerat ASN DKI terkait pengajuan dan penggunaan anggaran ke depannya. Untuk itu, lanjut dia, PSI menuntut semua usulan anggaran yang diajukan Pemprov DKI dibuka ke publik.

"PSI tidak akan menyetujui usulan anggaran yang tidak dibuka kepada publik," tutup Jubir PSI itu. (Asp)

Baca Juga

Ngaku Salah Beli Lem Aibon, Anies Mendapat Apresiasi

#Anies Baswedan #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Bagikan