Proyek Rp 37,2 Triliun ADB di Indonesia Sepanjang 2023

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 15 Desember 2023
Proyek Rp 37,2 Triliun ADB di Indonesia Sepanjang 2023

Pembangunan Bendungan Rukoh sebagai Proyek Strategis Nasional di Aceh. ANTARA/HO - Kementerian PUPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia mendapat perhatian besar dalam pendanaan dari utang yang digelontorkan Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB). Paling tidak, ADB menggelontorkan dana Rp 37,2 triliun atau USD 2,4 miliar.

Direktur ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga menyebutkan, jumlah tersebut mencakup sebesar USD 2,3 miliar untuk operasi pemerintah dan USD 37,1 juta untuk operasi nonpemerintah.

Baca Juga:

ADB Berikan Pinjaman USD 500 Juta Buat Mudahkan Investasi di Indonesia

"Pendanaan iklim tetap menjadi prioritas utama operasi ADB untuk Indonesia dengan 50 persen dari total komitmen operasi pada 2023 yang mendukung aksi iklim," ucap Jiro dalam acara "Media Briefing Akhir Tahun ADB di Indonesia" di Jakarta, Kamis (15/12).

Jiro mengungkapkan, pendanaan iklim tersebut diberikan berupa pendanaan untuk adaptasi iklim sebesar USD 687 juta atau 29 persen, mitigasi iklim senilai USD 480 juta atau 21 persen, serta pendanaan iklim lainnya sebanyak USD 1,17 miliar.

Selain itu, terkait transisi energi, proses penghentian dini pembangkit listrik tenaga batu bara di Cirebon yang didukung ADB terus berjalan.

Berdasarkan sektornya, mayoritas operasi ADB untuk Indonesia yakni sebesar 42 persen, dilakukan guna mendukung manajemen sektor publik seperti program daya saing, modernisasi industri, dan akselerasi perdagangan, serta peningkatan produktivitas melalui program sumber daya manusia.

Dalam porsi yang sama, operasi ADB untuk Indonesia dilakukan pada sektor kesehatan guna mendukung program aksi dan transformasi kesehatan esensial, serta proyek peningkatan dan penguatan laboratorium layanan kesehatan primer dan kesehatan masyarakat.

Sebesar 14 persen operasi ADB untuk Indonesia ada dalam sektor pertanian, sumber daya alam, dan pembangunan pedesaan, yang meliputi pengembangan hortikultura di kawasan lahan kering, proyek persiapan pelabuhan perikanan terpadu dan pasar ikan internasional tahap II, serta proyek penanggulangan banjir di Jawa bagian utara.

Kemudian sebesar 2 persen operasi ADB untuk Indonesia yakni pada sektor infrastruktur dan pelayanan air dan perkotaan lainnya (non pemerintah), diberikan kepada Grup Alba untuk proyek daur ulang serta kepada PT Dharma Satya Nusantara untuk proyek agroforestri.

Untuk operasi pada 2024, sambung Jiro, ADB masih terus terlibat dalam diskusi yang hangat mengenai dukungan investasi dan reformasi kebijakan terutama pada transportasi yang terdiri atas proyek jalan raya di Jawa Selatan dan perluasan Sistem Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Kemudian, pembahasan mengenai transisi atau lingkungan energi berupa program transisi energi berkelanjutan atau bersih dan program biru, termasuk pengurangan sampah laut, serta mengenai sanitasi perkotaan berupa proyek sanitasi inklusif di seluruh kota.

"Kami juga berdiskusi mengenai kelanjutan dukungan terhadap program reformasi kebijakan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan keuangan inklusif," katanya.

Sementara itu, business Development Advisor Bursa Efek Indonesia (BEI) Poltak Hotradero menyatakan bahwa penggalangan dana di dalam negeri melalui investasi diperlukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan cepat.

Apabila Indonesia hendak pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, maka yang paling diperlukan adalah aspek pembiayaan internal Indonesia.

"Kalau ingin tumbuh lebih besar lagi ingin lebih cepat lagi, maka penggalangan dana di dalam negeri, dana masyarakat terutama di dalam negeri lewat investasi, itu harus ditingkatkan,” katanya. (Asp)

Baca Juga:

Pembangunan IKN Nusantara Dapat Bantuan Teknis ADB

#Asian Development Bank (ADB) #Utang #Utang Negara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintahan Prabowo Tarik Utang Rp 494,3 Triliun hingga 30 September
Pemerintah akan tetap berhati-hati dalam menerbitkan SBN dengan memperhatikan kondisi pasar obligasi serta dinamika perekonomian global.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Pemerintahan Prabowo Tarik Utang Rp 494,3 Triliun hingga 30 September
Indonesia
Utang BLBI Pemerintah ke BI Lunas, Obligor Masih Bakal Ditagih
DJKN memiliki Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) yang bertanggung jawab atas penagihan seluruh kewajiban yang masih terutang kepada negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Utang BLBI Pemerintah ke BI Lunas, Obligor Masih Bakal Ditagih
Indonesia
ADB Kasih Pinjaman Rp 11,5 Triliun Buat Kuatkan Fiskal Pemerintah
Pinjaman itu, difokuskan untuk mendukung Indonesia memodernisasi pengelolaan fiskal daerah, memajukan tata kelola secara digital, dan meningkatkan penyampaian layanan publik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
ADB Kasih Pinjaman Rp 11,5 Triliun Buat Kuatkan Fiskal Pemerintah
Indonesia
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Indonesia
BLU Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Purbaya Ogah Cari Investor Baru
Penyelesaian utang akan dilakukan setelah proses pengalihan kereta cepat rampung. Pemerintah, akan terlebih dahulu menghitung besaran kewajiban.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BLU Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Purbaya Ogah Cari Investor Baru
Indonesia
Persis Solo Tetap Bermarkas di Stadion Manahan, Tunggakan Sewa Rp 2 Miliar Bakal Dibahas
Persis Solo masih menunggak biaya sewa Stadion Manahan senilai Rp 2 miliar. Pemkot Solo segera membahasnya.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Persis Solo Tetap Bermarkas di Stadion Manahan, Tunggakan Sewa Rp 2 Miliar Bakal Dibahas
Indonesia
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
enerbitan obligasi merupakan salah satu skema pembiayaan kreatif (creative financing) yang disiapkan Pemprov DKI agar pembangunan tetap berjalan meski ada potongan Dana Bagi Hasil
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat
Indonesia
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Menkeu mengisyaratkan pemerintah akan memanfaatkan berbagai instrumen di luar APBN, termasuk melalui Special Mission Vehicle (SMV).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Indonesia
Peringkat Utang Indonesia Tetap BBB, Komisi XI DPR Soroti Reformasi Fiskal dan Pajak
S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia BBB dengan prospek stabil. DPR menilai pemerintah perlu memperkuat penerimaan negara dan reformasi fiskal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Peringkat Utang Indonesia Tetap BBB, Komisi XI DPR Soroti Reformasi Fiskal dan Pajak
Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Bagikan