AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pendanaan senilai 17 miliar dolar AS atau setara Rp281,4 triliun (Kemenkeu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pendanaan senilai 17 miliar dolar AS atau setara Rp281,4 triliun dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) merupakan bentuk pinjaman normal. Dana segar itu nantinya akan mengalir untuk membiayai agenda pembangunan nasional selama periode 2025–2029.

"Pinjaman itu adalah pinjaman normal biasa diberikan ke negara-negara lain dengan rate sama," jelas Purbaya Yudhi Sadewa, Kamis (19/6).

Penegasan tersebut mengemuka seusai rangkaian pertemuan bilateral bersama Menteri Keuangan China Lan Fo'an, bank sentral China People’s Bank of China (PBOC), AIIB, serta jajaran investor dalam kunjungan resmi ke China pada 16-19 Juni 2026.

Baca juga:

AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu

Pemerintah memastikan dana raksasa ini masuk dalam skema Multi-Years Rolling Pipeline demi menjaga keberlanjutan proyek strategis nasional.

"Kami berhasil mengamankan komitmen pinjaman sebesar 17 miliar dolar sampai 2029. Artinya AIIB sudah menyediakan uang itu, tinggal kita apakah mau memakainya membiayai pembangunan infrastruktur kita," tambah Purbaya.

AIIB Ngebet Buka Kantor Cabang di Jakarta

Kemitraan strategis ini memicu rencana baru dari pihak bank multilateral tersebut. Lembaga keuangan regional ini menyampaikan minat mendalam untuk memperkuat kerja sama operasional lewat kehadiran fisik di tanah air. Kehadiran kantor ini dipercaya mampu mendongkrak efektivitas koordinasi eksekusi proyek lapangan.

"Selain itu AIIB juga mengutarakan keinginannya membangun atau memiliki cabang di Jakarta, lalu kami sampaikan kami terbuka akan hal itu, mungkin lokasi kantornya di Jakarta," ungkap Purbaya.

Indonesia

Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana tersebut, bahkan siap memfasilitasi kebutuhan ruang kerja AIIB di ibu kota. Target persiapan penyediaan fasilitas ini berjalan selama satu tahun ke depan.

"Targetnya Juni tahun depan, mungkin mereka dapat pindah sebagian dan bisa mulai berkantor di sana," jelas Purbaya.

Kredibilitas Fiskal Indonesia Menuai Kepercayaan Tinggi

Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik. AIIB justru menunjukkan sinyal positif dan menaruh kepercayaan penuh terhadap pengelolaan kas negara.

Baca juga:

Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional

Pihak pemberi pinjaman sama sekali tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap manajemen fiskal nasional maupun prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Kreativitas pengelolaan anggaran dinilai menjadi daya tarik utama bagi lembaga keuangan dunia.

"Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita," pungkasnya.

#Purbaya Yudhi Sadewa #Utang #Utang Negara #Utang Pemerintah #Utang Luar Negeri
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
87 Persen Utang Bersumber Pada Surat Utang, Pemerintah Didesak Lakukan Evaluasi
Penerbitan obligasi global masih bisa menjadi alternatif ketika permintaan terhadap surat berharga negara (SBN) di pasar melemah atau investor meminta tingkat imbal hasil yang lebih tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
87 Persen Utang Bersumber Pada Surat Utang, Pemerintah Didesak Lakukan Evaluasi
Indonesia
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Popularitas "Panda Bonds" meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Indonesia
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Indonesia
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Kesepakatan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan pimpinan lembaga keuangan internasional tersebut terjadi di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/6)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Indonesia
Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional
Proses administrasi kini memasuki babak krusial demi mengejar momentum pasar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional
Indonesia
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Amankan Pendanaan Rp 275 Triliun dari AIIB untuk Proyek Pembangunan 2025-2029
Menkeu Purbaya mengamankan komitmen pendanaan USD 17 miliar atau Rp 275 triliun dari AIIB untuk mendukung proyek pembangunan Indonesia hingga 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Amankan Pendanaan Rp 275 Triliun dari AIIB untuk Proyek Pembangunan 2025-2029
Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Panda Bond merupakan instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Indonesia
Kata Purbaya: Pertamax Enggak Dipakai Angkutan Barang dan Umum, Dampak Kenaikan Terbatas
Terkait mekanisme kuota BBM bersubsidi, Purbaya enggan berkomentar lebih lanjut dan menyerahkan wewenang sepenuhnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Kata Purbaya: Pertamax Enggak Dipakai Angkutan Barang dan Umum, Dampak Kenaikan Terbatas
Bagikan