Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Mendagri Soal Rencana Surat Utang, Gubernur Pramono: Sudah Bulat

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan kemampuan fiskalnya sebelum menerbitkan obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun. Menurutnya obligasi pada dasarnya merupakan bentuk utang.

Pemerintah daerah harus memiliki kemampuan untuk melunasi kewajiban tersebut agar tidak menjadi beban bagi kepala daerah berikutnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pihaknya sudah bulat akan menerbitkan obligasi daerah sebesar Rp 3,5 triliun dengan tenor selama 7 tahun. Menurut dia kebijakan itu bukan suatu persoalan bagi Pemda DKI.

Hal itu menanggapi ultimatum Menteri Dalam Negari (Mendagri) Tito Karnavian yang Pemprov DKI untuk berhati-hati berlakukan obligasi daerah.

Baca juga:

Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku

"Sebenarnya obligasi Rp 3,5 triliun bagi Jakarta itu bukan sebuah hambatan. Dan pasti Jakarta akan bisa menyelesaikannya dengan baik, siapapun yang akan menjadi Gubernur di Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (28/7).

Pramono menilai. kemampuan fiskal Jakarta cukup kuat untuk memenuhi kewajiban pembayaran obligasi hingga jatuh tempo dalam tenor tujuh tahun.

"Makanya kenapa kemudian tenornya 7 tahun," ucap politikus PDI Perjuangan ini.

Pramono menuturkan, penerbitan obligasi merupakan salah satu skema pembiayaan kreatif (creative financing) yang disiapkan Pemprov DKI agar pembangunan tetap berjalan meski ada potongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

"Tetapi memang di dalam aturan, sekarang ini kami sudah mendapatkan dukungan atau persetujuan dari Kemenko Perekonomian," tuturnya.

Meski begitu, ia akan berkordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menerima saran dan masukan perihal obligai daerah ini.

"Sebagai Gubernur saya juga pasti akan mendengarkan apa yang menjadi masukan dan saran dari Kemendagri. Sehingga dengan demikian, pada waktunya nanti, saya pasti akan berdiskusi dengan Bapak Mendagri," tutupnya. (*)

#Pramono Anung #Jakarta #Utang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Berita Foto
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan Liar di Kembangan Utara Jakarta Barat
Petugas mengoperasikan alat berat saat pembongkaran bangunan liar di Kembangan Utara, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 29 Oktober 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan Liar di Kembangan Utara Jakarta Barat
Indonesia
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Pemprov DKI Jakarta menata TPU Menteng Atas dengan merelokasi warga, membuka opsi makam tumpang, dan memfinalisasi lokasi pemakaman baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut demo 28 Oktober berlangsung tertib. Tak ada laporan kerusakan fasilitas publik dan pembersihan selesai pukul 02.00.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Penurunan lebih dari 52 persen itu ditopang pemanfaatan infrastruktur sosial di tingkat masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Berita Foto
Menilik Aktivitas Pedagang Taman Puring di Tengah Rencana Pembangunan RTH Setara
Aktivitas pedagang sepatu ditengah isu relokasi di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Menilik Aktivitas Pedagang Taman Puring di Tengah Rencana Pembangunan RTH Setara
Indonesia
Respon Keluhan Rizky Ridho dan Shin Tae-yong, Pramono Anung Janjikan Perbaikan Segera
Pramono Anung merespons keluhan Rizky Ridho dan Shin Tae-yong soal rumput JIS. JakPro berjanji segera melakukan penyempurnaan lapangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Respon Keluhan Rizky Ridho dan Shin Tae-yong, Pramono Anung Janjikan Perbaikan Segera
Berita Foto
Wacana Lahan Eks Pasar Taman Puring Disulap Jadi RTH Setara yang Ramah Disabilitas
Suasana lahan kosong eks Pasar Taman Puring yang akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Setara di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
Wacana Lahan Eks Pasar Taman Puring Disulap Jadi RTH Setara yang Ramah Disabilitas
Bagikan