Menteri Purbaya Klaim Surat Utang Indonesia Raih Rating Tertinggi, Rencana Rilis 23 Juli

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Menteri Purbaya Klaim Surat Utang Indonesia Raih Rating Tertinggi, Rencana Rilis 23 Juli

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Kemenkeu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH bersiap menerbitkan surat utang perdana di pasar China yang diberi nama Panda Bond. Surat utang ini rencananya akan dirilis pada 23 Juli 2026 dengan target USD 1 miliar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, menjelang penerbitan tersebut, surat utang pemerintah Indonesia memperoleh peringkat AAA dengan outlook stable, level tertinggi dari lembaga pemeringkat China, Lianhe Credit Rating.

"Biasanya setiap (rilis) surat utang itu dilakukan pemeringkatan. Di sana dilakukan Lianhe Credit Rating, itu satu credit rating yang disegani di China sana. Kita keluar reportnya memberikan rating AAA stable, jadi AAA itu yang paling tinggi," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juni pada Selasa (21/7).

Menurutnya, besarnya minat lembaga keuangan China mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia.

"Jadi, respons dari China terhadap surat-suratan kita amat bagus, dan dengan rating AAA ini harusnya kita tidak akan terlalu sulit menerbitkan surat utang di sana," terangnya.

Baca juga:

Penjualan Surat Utang Dalam Mata Uang Yuan Alias Panda Bond Ditunda



Purbaya mengatakan hasil penilaian peringkat utang tersebut merupakan capaian positif yang menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memasuki salah satu pasar obligasi terbesar di dunia itu. "Jadi di China peringkat utang kita itu yang mentok atas. Ini penting sekali untuk kita, kenapa? Karena China merupakan pasar yang besar untuk surat utang," imbuhnya.

Ia menjelaskan pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bond senilai USD 1 miliar sebagai tahap awal. Nilai tersebut sengaja dibatasi karena Indonesia baru pertama kali masuk ke pasar obligasi domestik China.

"Rencana issuance ini 23 Juli. Targetnya USD 1 miliar karena ini pasar baru, kita jajaki dulu. Walaupun mungkin offering atau bid-nya besar sekali, kita batasi dulu USD 1 miliar. Nanti kalau perlu beberapa bulan kemudian kita issuance lagi dalam jumlah yang lebih besar," jelasnya.

Purbaya mengatakan penerbitan surat utang tersebut didukung sejumlah institusi keuangan terbesar di China. Bank of China bertindak sebagai lead underwriter, sedangkan ICBC, CITIC, CICC, dan DBS menjadi joint lead bookrunner. Selain itu, Agricultural Bank of China (ABC), China Construction Bank (CCB), serta China Exim Bank ikut bergabung sebagai co-manager.

Di sisi lain, Purbaya menjelaskan lembaga pemeringkat memberikan peringkat tertinggi kepada Indonesia karena mempertimbangkan sejumlah faktor fundamental ekonomi, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat hingga ketahanan menghadapi gejolak eksternal.

Selain itu, Indonesia juga dinilai memiliki rasio utang luar negeri yang relatif rendah, kapasitas pembayaran yang kuat, serta didukung cadangan devisa yang memadai.

"Utang luar negeri relatif terendah dengan kapasitas pembayaran yang kuat, didukung cadangan devisa yang memadai," pungkasnya.(Asp)



Baca juga:

Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon

#Purbaya Yudhi Sadewa #Menteri Keuangan #Panda Bond Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Penyelesaian dilakukan pada Agustus 2026 dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia (BI).
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Indonesia
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Suaminya masih sering tertawa terkadang melamun dan masih menyimpan kekecewaan serta kesedihan
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Indonesia
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Realisasi belanja pemerintah pusat hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.791,5 triliun, tumbuh 29 persen. Belanja K/L tumbuh 33 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Indonesia
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Momentum pergantian Menkeu harus dimanfaatkan untuk memperkuat kredibilitas fiskal sekaligus menjaga stabilitas pasar keuangan dan keyakinan investor.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Indonesia
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Muhammad Qodari optimistis Suahasil Nazara mampu menjaga perekonomian Indonesia tetap tumbuh sekaligus stabil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Indonesia
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bersyukur tak lagi mengurus pengalihan saham KCIC Whoosh ke Kemenkeu pasca-sertijab. Simak kelakar dan detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Indonesia
Bukan Sekadar Rapi di Atas Kertas, Ini Tantangan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan
Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas meminta Menkeu Suahasil Nazara mempercepat penyerapan anggaran dan mendorong sektor riil.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Bukan Sekadar Rapi di Atas Kertas, Ini Tantangan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan
Indonesia
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Memang ada-ada saja pernyataan yang disampaikan mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bikin masyarakat geleng-geleng kepala sambil tertawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Indonesia
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Purbaya Yudhi Sadewa hanya menyampaikan sambutan singkat saat serah terima Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara di Kemenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Bagikan