Protes Raker Persiapan Asian Games 2018 dengan Kapolri, Fraksi Gerindra Walk Out

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 19 Juli 2018
Protes Raker Persiapan Asian Games 2018 dengan Kapolri, Fraksi Gerindra Walk Out

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian (kiri) didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait persiapan Asian Games 2018 diwarnai aksi walk out (WO) dari Fraksi Gerindra.

Rapat kerja (Raker) yang membahas persiapan dan isu-isu keamanan jelang Asian Games di Kompleks Senayan, Jakarta itu mendapat protes dari Fraksi Gerindra karena berlangsung terbuka.

Dalam raker yang dipimpin oleh Ketua Komisi III Kahar Muzakir serta Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan dan Erma Suryani Ranik itu, Kapolri memaparkan tantangan serta program untuk pengamanan Asian Games.

Setelah itu, anggota Komisi III Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Gerindra meminta agar raker berjalan secara tertutup, tidak ada batasan waktu dan tidak ada jawaban Kapolri yang dilakukan tertulis, meski pada awal telah diputuskan rapat dilangsungkan terbuka.

"Waktu tadi diputuskan terbuka saya belum, ada dan sekarang saya usulkan rapat dilakukan tertutup," ujar Sufmi Dasco kepada pimpinan rapat.

Raker Komisi III DPR
Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat(Foto: MP/Muchammad Yani)

Sejumlah fraksi lain menyatakan ketidaksetujuannya dan mengusulkan rapat yang berlangsung Kamis (19/7) itu tetap dijalankan secara terbuka, beberapa mengusulkan waktu dibatasi hingga pukul 16.00 WIB.

Menanggapi badai intrupsi anggota Komisi III kepada pimpinan rapat yang tidak kunjung usai, Kapolri pun angkat bicara dan mengusulkan rapat dilakukan secara terbuka, apabila Fraksi Gerindra ingin menyampaikan hal yang bersifat tertutup akan dilakukan di akhir raker.

Kapolri juga mengatakan tidak dapat menjawab segala pertanyaan langsung, khususnya hal yang sangat teknis karena terdapat kemungkinan tidak memegang data pada saat itu.

Pimpinan rapat sebagaimana dilansir Antara memutuskan rapat tetap dilakukan secara terbuka dan mempersilakan Fraksi PDIP untuk menyampaikan pertanyaan dan pendapatnya.

Namun, Dasco tidak puas dengan keputusan tersebut dan menyatakan pihaknya tidak akan mengikuti raker karena merasa pendapatnya tidak diakomodasi.

"Kalau begitu Fraksi Gerindra memutuskan untuk tidak ikut raker hari ini. Kami akan ikut raker kalau diakomodasi oleh pimpinan atau saat Komisi III sudah memiliki pimpinan yang baru," ucap Dasco yang kemudian meninggalkan ruangan dan disusul rekan-rekan sefraksinya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Banyak Artis Jadi Bacaleg, KPU: Itu Wewenang Partai Politik

#Komisi III DPR #Tito Karnavian #Asian Games 2018 #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Tito Karnavian menjelaskan penggunaan surfaktan dan modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di lahan gambut. Dry ice dimanfaatkan untuk bantu mengurangi asap.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Indonesia
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Soedeson Tandra mengungkap alasan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu segera menata internal Polri, termasuk perombakan sejumlah Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Berita Foto
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri dengan Komisi III DPR
Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat menjalani Fit and Proper Test Calon Kapolri dengan Komisi III DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 01 Oktober 2026
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri dengan Komisi III DPR
Indonesia
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri guna menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Indonesia
Jalan Mulus Suyudi Gantikan Kapolri Listyo Sigit: Supres Masuk Kemarin, Hari Ini Lolos Tes Komisi III
Komisi III DPR RI secara aklamasi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam fit and proper test.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Jalan Mulus Suyudi Gantikan Kapolri Listyo Sigit: Supres Masuk Kemarin, Hari Ini Lolos Tes Komisi III
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Indonesia
RUU Perampasan Aset Bukan untuk Tekan Lawan Politik, DPR: Sasar Kejahatan Terorganisasi
DPR RI menegaskan bahwa RUU Perampasan Aset bukan untuk menekan lawan politik. Masyarakat diminta untuk tak khawatir.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
RUU Perampasan Aset Bukan untuk Tekan Lawan Politik, DPR: Sasar Kejahatan Terorganisasi
Indonesia
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026 meski Ada Penolakan
Pengesahan RUU Perampasan Aset belum tentu membuat kelompok yang selama ini kontra terhadap pemerintah berhenti menyampaikan tuntutan. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026 meski Ada Penolakan
Indonesia
Komisi III DPR Minta Rekening Koordinator AMPB Dibuka Hari Ini
Komisi III menilai rekening Supriyono sebaiknya dapat kembali digunakan. 

Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Komisi III DPR Minta Rekening Koordinator AMPB Dibuka Hari Ini
Indonesia
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026, Cuma Punya Waktu 8 Minggu
Komisi III DPR kebut pembahasan RUU Perampasan Aset. RUU tersebut segera disahkan Desember 2026.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026, Cuma Punya Waktu 8 Minggu
Bagikan