Progres Pembangunan ITF Belum Terlihat, DPRD Bakal Bentuk Pansus

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2020
Progres Pembangunan ITF Belum Terlihat, DPRD Bakal Bentuk Pansus

Politisi PDIP yang juga anggota DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - DPRD DKI Jakarta berniat membentuk Panitia Khusus (Pansus) dalam rangka percepatan pembangunan tempat pengelolaan sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF) sebagai solusi pencegahan darurat sampah dari ibu kota.

"Kalau pimpinan atau anggota ada yang minta supaya ada pansus, menurut saya memang harus ada pansus soal (ITF) ini, jadi memang harus ada karena kalau tidak ada ya tidak akan selesai," ujar Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah di Jakarta, Rabu (11/3).

Baca Juga:

PKS Ingatkan Pansus Wagub Baru Bekerja Secara Efektif

Pembentukan pansus ini perlu dilakukan untuk menjamin ketegasan Pemprov DKI agar segera mengeksekusi pembangunan ITF. Karena, hingga kini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) masih belum mampu membangun satu pun ITF yang diproyeksikan mengolah sampah hingga 2.200 ton per hari.

Padahal, ITF sudah sangat dibutuhkan sebagai pengganti Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Bekasi Jawa Barat yang kini telah diprediksi akan tutup pada 2021. Selain itu, DPRD perlu mempertimbangkan tahapan pembangunan ITF yang lebih progresif.

ilustrasi sampah (MP/Rizki Fitrianto)

Pemprov DKI melalui PT Jakpro ataupun Dinas LH juga perlu mencermati RPJMD 2017-2022 yang disusun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghadirkan solusi atas penanganan sampah ibu kota yang kini mencapai 7.800 ton per hari.

"Kasihan Gubernur RPJMD-nya membuat empat TF satupun belum, kalau ini mulai jalan harus tiga tahun dan sekarang mulai 2020 dibangun tahun ini dibangun selesai 2022 baru jadi bahkan di 2023 juga bisa," terangnya.

Baca Juga:

DPRD DKI Bentuk Tim Percepatan Pembentukan Tata Tertib

Keputusan tersebut akan kembali dimatangkan bersama PT. Jakpro, Dinas Lingkungan Hidup (LH) bersama Fortum yang notabene sebagai investor proyek pembangunan ITF di DKI Jakarta.

"Rapat yang akan datang akan coba beri kepastian keputusan finalnya seperti apa, rekomendasi (pansus) atau seperti apa akan kita bahas di rapat selanjutnya," tutupnya. (Asp)

#Sampah #DPRD Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Banggar DPRD Dukung Surat Utang Rp 5,2 Triliun Pemerintah Jakarta, Alokasi Harus Buat Sektor Prioritas
Legislatif menyambut baik rencana eksekutif terkait penerbitan obligasi, selama penggunaannya benar-benar diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Banggar DPRD Dukung Surat Utang Rp 5,2 Triliun Pemerintah Jakarta, Alokasi Harus Buat Sektor Prioritas
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Indonesia
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pengelolaan sampah Jakarta mencapai 100 persen pada 2028 dengan sistem pilah, angkut, dan olah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Jakarta Kejar Target Zero Dumping 2028, Pramono Ubah Total Pola Pengelolaan Sampah
Indonesia
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Penanganan diprioritaskan untuk segera memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan akses dan aktivitas warga, termasuk menuju sekolah, dapat kembali berjalan normal.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Dinas LH DKI Gerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke
Indonesia
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Pemprov DKI Sanksi Penjaga Lahan dan Pembuang Sampah Ilegal di Kramat Jati Denda Rp 5 Juta
Indonesia
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Mencegah hal serupa terulang, dia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta agar mengumumkan pelaku yang membuang dan menimbun sampah secara ilegal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Pramono Peringatkan Hotel dan Restoran Hentikan Buang Sampah Secara Ilegal
Indonesia
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Kebakaran terjadi di SDN 1 Jerukan Boyolali. Penyebab kebakaran diduga karena pembakaran sampah.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Kantin dan Gudang SDN 1 Jerukan Boyolali Ludes Terbakar, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Bagikan