Produksi Jagung Meningkat, Kementan Klaim Impor Pakan Turun Hingga Nol

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Produksi Jagung Meningkat, Kementan Klaim Impor Pakan Turun Hingga Nol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjawab pertanyaan awak media di Jakarta, Kamis (12/3/2026). ANTARA/Harianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pertanian mengklaim impor pakan telah turun hingga nol persen seiring meningkatnya produksi jagung nasional, sehingga kebutuhan pakan bagi peternak rakyat kini semakin terpenuhi dari hasil produksi domestik.

"Kita sudah swasembada jagung untuk pakan, impor pakan sekarang nol persen. Ini berita baik bagi kita semua,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Kamis (12/3).

Produksi jagung pada 2026 diproyeksikan mencapai 18 juta ton pipilan kering, didukung peningkatan hasil panen 4,18 persen pada kuartal awal 2026.

"Berkat surplus dan stok carry over mencapai 4,5 juta ton dari 2025, pemerintah menghentikan impor jagung di 2026," ujarnya.

Baca juga:

Indonesia Setop Impor Jagung Sepanjang 2025, Mentan Amran Pamer Lonjakan Produksi Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Amran menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri mulai dari tingkat pusat hingga daerah atas dukungan dalam program peningkatan produksi jagung nasional.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, Pak Kapolri, Wakapolri, hingga Kapolda dan Kapolres. Produksi kita meningkat satu juta ton dan itu tidak mudah," tuturnya.

Ia menyebutkan impor jagung untuk kebutuhan industri pangan juga menunjukkan penurunan signifikan. Jika sebelumnya mencapai sekitar 1,4 juta ton, kini turun menjadi sekitar 800 ribu ton.

Hal ini menandakan semakin kuatnya kemampuan produksi dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan nasional yang merupakan hasil kerja sama lintas sektor yang kuat antara pemerintah, aparat, dan petani di lapangan.

“Jangan hanya melihat target luas tanam yang belum sepenuhnya tercapai. Faktanya, impor pakan sudah nol persen. Ini kontribusi dari kerja sama, sinergi, dan kolaborasi dengan kepolisian,” kata Amran.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 16,16 juta ton, meningkat 1,02 juta ton atau 6,74 persen dibandingkan produksi tahun 2024 yang sebesar 15,14 juta ton.

Pada periode awal 2026, BPS juga mencatat potensi luas panen jagung masih menunjukkan tren positif. Pada periode Januari-Maret 2026 diperkirakan mencapai 0,86 juta hektare, dengan potensi produksi sekitar 4,94 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14 persen.

#Impor Jagung #Andi Amran Sulaiman #Impor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak konsumen sekaligus kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Apabila pemeriksaan membuktikan adanya kerugian negara, kasus tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH)
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Indonesia
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
swasembada jagung saat ini belum bisa bawa harga jagung pakan ternak diangka HAP ditingkat peternak. Dilain sisi harga jagung internasional cukup murah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
Indonesia
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mengungkap adanya dugaan beras premium tidak sesuai standar kualitas, merupakan persoalan serius.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Indonesia
Indonesia Terapkan Bea Masuk 0% Suku Cadang Pesawat dan Impor LPG
Pemerintah terbitkan PMK 50/2026, Bea Masuk 0% untuk impor suku cadang pesawat MRO dan LPG bahan baku petrokimia. Kebijakan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indonesia Terapkan Bea Masuk 0% Suku Cadang Pesawat dan Impor LPG
Indonesia
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Jawa Tengah mampu menjadi salah satu lumbung susu nasional dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap kebutuhan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Indonesia
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Terapkan B50, ini Target Besar di Balik Program Biodiesel
Indonesia sudah resmi menerapkan B50. Kini, Indonesia menjadi negara pertama yang pakai biodiesel 50 persen.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Terapkan B50, ini Target Besar di Balik Program Biodiesel
Indonesia
Cadangan Devisa Indonesia Cuma Naik Tipis, Cukup Buat 5,5 Bulan Impor
Pada RDG Bulanan 18 Juni 2026, BI juga melanjutkan pengetatan kebijakan moneter dengan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Cadangan Devisa Indonesia Cuma Naik Tipis, Cukup Buat  5,5 Bulan Impor
Bagikan