Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Produk UMKM Wayang Asal Sukoharjo Jadi Souvenir G20 di Bali

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 20 September 2022
Produk UMKM Wayang Asal Sukoharjo Jadi Souvenir G20 di Bali

Produk UMKM wayang menjadi souvenir resmi untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Selasa (20/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presidensi G20 Indonesia, khususnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022 mendatang.

Untuk souvenir G20 di Bali ini, pemerintah menunjuk produk kerajinan tangan dari hasil produksi warga Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Kominfo Siapkan Internet Berkecepatan 1,5 Gbps Dukung Peliputan KTT G20

Pemilik Suryo Art, Agus Suryono tidak menyangka produk UMKM terpilih menjadi salah satu souvenir resmi untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Ia menjelaskan Ada tiga item kerajinan dari Suryo Art yang dibuat menjadi official merchandise resmi di KTT G20 yang berlangsung di Bali nanti.

"Ketiga item tersebut berupa dua vandal plakat dengan ciri khas Suryo Art yakni wayang dari logam. Kemudian tempat bolpoin dari kayu namun tetap ada aksesoris dengan bentuk wayang," kata Agus, Selasa (20/9).

Dia membeberkan, awalnya mendapat informasi tentang project tersebut dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dari pengumuman itu tertera bahwa souvenir official merchandise diambil dari UMKM seluruh Indonesia.

“Dari pengumuman itu ada link pendaftaran, saya mencoba mendaftar. Setelah melalui verifikasi ada pengumuman lolos, dari 1.200 yang mendaftar ada 20 UMKM seluruh Indonesia," katanya.

Baca Juga:

Sekjen PBB Antonio Guterres akan Hadiri KTT G20 di Bali

Ia mengaku baru kali ini produk hasil olahannya dapat tembus di ajang pertemuan Internasional. Untuk di Jawa Tengah hanya dua terpilih, yakni Sukoharjo dan Semarang.

"Produk souvenir G20 yang dipesan tidak banyak. Sebab di goodie bag tersebut ada beberapa item, tidak hanya souvenir saja tapi juga ada model-model UMKM lain, seperti makanan kering dan sebagainya," ucap dia.

Untuk proses pembuatan sendiri, kata dia, diberi waktu satu minggu sudah harus selesai. Mengingat bahan-bahan yang diperlukan sudah ready, sehingga bisa memenuhi waktu yang diberikan.

"Vandal-vandal tersebut diberi harga per item sekitar Rp150.000 hingga Rp200.000. Bahan produk ada yang dari kulit dan logam," katanya.

Ia menambahkan selama ini produknya sudah tembus ekspor ke sejumlah negara, yakni USA, China, Italia, Prancis, Rusia, Singapura. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polri akan Gunakan Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas di KTT G20

#Wayang #G20 #KTT G20 #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan