Presiden Biden Ampuni para Pelanggar Kepemilikan Ganja

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 28 Desember 2023
Presiden Biden Ampuni para Pelanggar Kepemilikan Ganja

Presiden Biden mengampuni ribuan orang terkait dengan penggunaan narkoba.(foto: IMDB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN ke-46 Amerika Serikat Joe Biden telah mengambil langkah yang signifikan untuk memperbaiki dampak hukuman terkait dengan penggunaan ganja. Biden memberikan grasi atau ampunan kepada 11 orang dan ribuan orang lainnya yang dihukum karena pelanggaran ganja tanpa kekerasan.

Seperti dikabarkan The Guardian, beberapa waktu lalu, Biden menyoroti terkait dengan kejadian ini. "Terlalu banyak nyawa yang telah dijungkirbalikkan karena pendekatan kita yang gagal terhadap ganja," ujarnya. Keputusan ini dibuat berdasarkan tindakan eksekutif sebelumnya yang bertujuan mengampuni individu yang dihukum karena kepemilikan ganja sederhana di bawah hukum federal dan undang-undang DC.

BACA JUGA:

Film Favorit Barrack Obama sepanjang 2023



Pengampunan baru-baru ini secara khusus menargetkan pelanggaran tambahan yang terkait dengan kepemilikan dan penggunaan ganja, menangani hukuman yang dianggap 'terlalu lama' untuk pelanggaran narkoba tanpa kekerasan, seperti yang dijelaskan Biden.

joe biden
Langkah ini dapat menjadi sebuah terobosan untuk dapat menuju perubahan.(foto: IMDB)



Dalam permohonan yang penuh semangat untuk reformasi yang lebih luas, Biden menekankan perlunya perlakuan yang sama di penjara lokal dan penjara negara bagian juga kepada para gubernur untuk mengikutinya. Ia juga memuji mereka yang telah mengambil langkah menuju perubahan ini.

Menurut Complex, Biden sempat menekankan komitmen pemerintahannya untuk terus meninjau permohonan grasi. Ia menegaskan pentingnya reformasi untuk tetap mempromosikan serta mengingatkan keadilan yang harus setara kepada warganya. Ia pun percaya bahwa hal itu dapat mengatasi kesenjangan rasialis, memastikan keamanan publik, dan juga dapat meningkatkan kesejahteraan semua orang Amerika.

BACA JUGA:

Kepolisian Turki Jadikan 23 Mobil Mewah Sitaan sebagai Mobil Operasional



Sangat penting untuk dicatat bahwa tindakan Biden hanya berkaitan dengan pelanggaran ganja, zat yang telah mengalami dekriminalisasi atau legalisasi di berbagai negara bagian. Terlepas dari perubahan tingkat negara bagian ini, ganja tetap merupakan zat yang dikendalikan di bawah hukum federal.

joe biden
Biden menekankan kesetaraan yang perlu diterapkan dalam penjara.(foto: IMDB)



Langkah Presiden Biden menandakan langkah yang sangat penting untuk memperbaiki dampak hukuman ganja di masa lalu untuk masa sekarang dengan menganjurkan pendekatan dan perubahan yang lebih adil terhadap pelanggaran terkait dengan narkoba di tingkat federal dan negara bagian.(nda)

BACA JUGA:

Lukisan Karya The Beatles Dilelang

#Amerika Serikat #Joe Biden
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan