Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri). Foto: Dok A2O

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pengerahan armada angkatan laut besar-besaran, termasuk kapal induk Charles de Gaulle, ke wilayah Selat Hormuz dan Laut Merah guna menjamin keamanan navigasi kapal komersial pasca-meredanya fase intens konflik di Timur Tengah.

Langkah strategis ini bertujuan memulihkan lalu lintas maritim di rute utama pengiriman minyak dan gas global yang sempat terganggu oleh ketegangan regional.

Baca juga:

3 ABK WNI Hilang Usai Kapal Terbakar di Selat Hormuz, DPR Desak Pemerintah Maksimalkan Pencarian

Misi Defensif dan Pengawalan Energi

Dalam kunjungannya ke Siprus Yunani, Macron menegaskan bahwa operasi tersebut bersifat "murni defensif" dan berfokus pada stabilitas ekonomi dunia melalui kelancaran arus energi. Kehadiran militer Prancis ini menjadi jawaban atas kekhawatiran global mengenai keamanan di titik-titik krusial pelayaran internasional.

"Secara total, kehadiran Prancis, yang akan dikerahkan dari Mediterania timur, di Laut Merah dan tepatnya di lepas pantai Hormuz, akan mengerahkan delapan fregat, dua kapal induk helikopter amfibi, dan kapal induk kami," ujar Macron.

Komitmen Jangka Panjang Uni Eropa

Selain pengerahan armada mandiri, Prancis memperkuat komitmennya terhadap keamanan kolektif Eropa. Macron memastikan dukungan terhadap Operasi Aspides, sebuah misi maritim bentukan Uni Eropa yang telah berjalan sejak 2024 untuk melindungi pelayaran di Laut Merah.

"Prancis akan menyumbangkan dua fregat dalam jangka panjang untuk Operasi Aspides demi melindungi pelayaran komersial," tambah Macron.

Baca juga:

Nasib WNI ABK Kapal yang Meledak di Selat Hormuz, Alami Luka Bakar Parah

Kapal induk Charles de Gaulle yang saat ini berada di dekat Pulau Kreta, Yunani, dipastikan akan memimpin pergerakan armada ini menuju perairan Timur Tengah.

Jenis Armada Jumlah/Nama Kapal Lokasi Penempatan
Kapal Induk Charles de Gaulle Mediterania Timur ke Hormuz
Kapal Induk Helikopter 2 Unit Amfibi Laut Merah & Selat Hormuz
Kapal Fregat 8 Unit Jalur Mediterania - Hormuz
Kontribusi Aspides 2 Unit Fregat Laut Merah (Jangka Panjang)
Status Misi Defensif / Keamanan Maritim Selat Hormuz & Sekitarnya
#Emmanuel Macron #Militer #Operasi Militer #Kekuatan Militer #Timur Tengah #Konflik Timur Tengah #Ketegangan Timur Tengah
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
IRGC Iran menembakkan peringatan ke kapal tanker di lepas pantai Sirik, menegaskan penutupan total Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!
Dunia
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
IRGC memperingatkan Timur Tengah akan jadi “neraka” bagi Amerika Serikat dan sekutunya jika Selat Hormuz terus diganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Indonesia
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Prabowo menilai dukungan dan komitmen Pemerintah Turkiye terhadap Indonesia menunjukkan hasil nyata dari hubungan diplomatik yang erat dan telah berjalan sangat baik antara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Indonesia
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Denny JA menilai kedekatan Indonesia dan Prancis mencerminkan lahirnya kekuatan baru negara-negara menengah yang ingin tetap berdaulat
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Indonesia
Prabowo Ajak Perusahaan Prancis Investasi di Indonesia saat Bertemu Macron di Paris
Prabowo mengajak perusahaan-perusahaan Prancis memperkuat investasi di Indonesia saat bertemu Emmanuel Macron di Paris.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Prabowo Ajak Perusahaan Prancis Investasi di Indonesia saat Bertemu Macron di Paris
Indonesia
Dijamu Presiden Emmanuel Macron Santap Malam di Paris, Presiden Prabowo Pakai Lencana Anugerah Penghormatan Tertinggi Prancis
Prabowo mengenakan lencana penghargaan Grand Croix de la Legion d'Honneur yang diberikan Macron pada 2025 di Magelang.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Dijamu Presiden Emmanuel Macron Santap Malam di Paris, Presiden Prabowo Pakai Lencana Anugerah Penghormatan Tertinggi Prancis
Indonesia
Presiden Macron Puji Indonesia ‘Ngotot’ dan Berani Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Macron menilai Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sejalan dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong penyelesaian damai atas berbagai konflik internasional.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Presiden Macron Puji Indonesia ‘Ngotot’ dan Berani Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Bagikan