Pramono Anung Bikin Aturan Lelang Kilat November-Desember, Siap-siap Proyek Infrastruktur Langsung Tancap Gas di Awal Tahun Baru
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat berkunjung ke RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (16/10/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Merahputih..com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendesak percepatan proses lelang proyek untuk tahun anggaran mendatang. Langkah ini diambil sebagai solusi untuk mencegah masalah penumpukan realisasi anggaran belanja yang kerap terjadi di akhir tahun.
Pramono menjelaskan bahwa kebijakan ini mengadopsi cara pengelolaan anggaran pemerintah pusat, di mana proses lelang bisa dimulai lebih awal, yaitu sejak bulan November atau Desember.
"Jadi, pengalaman ketika di pemerintah pusat pada waktu itu, yang namanya lelang dan sebagainya di Kementerian PUPR itu boleh diadakan mulai dengan bulan November, Desember. Proses itulah yang kemudian mempercepat pengadaan dan juga serapan yang ada di pemerintah pada waktu itu," jelas Pramono di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Kamis (23/10).
Baca juga:
Akselerasi Proses Lelang DKI
Oleh karena itu, Pramono kini memberikan izin agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat melaksanakan proses lelang pada November dan Desember, sementara pelaksanaan pekerjaan fisiknya dapat dimulai pada awal tahun berikutnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengubah pola belanja anggaran yang selama ini cenderung lambat, di mana proses lelang baru dimulai sekitar Maret atau April, dan pelaksanaannya baru bisa terealisasi pada Oktober atau November.
Baca juga:
Jakarta Diprediksi Hanya Punya Lahan Makam 3 Tahun Lagi, Setelah Itu Mau Kubur di Mana?
Keterlambatan dalam realisasi belanja ini dinilai Pramono sebagai penyebab utama terjadinya penyerapan anggaran yang menumpuk secara signifikan pada bulan Desember.
"Saya akan memulai bahwa proses lelangnya boleh diadakan pada bulan November, Desember, pelaksanaannya bulan Januari, Februari sehingga tidak semuanya menumpuk di akhir tahun," tegasnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Dana Transfer Daerah Dipangkas, Target Sekolah Swasta Gratis DKI 2026 Turun Jadi 100 Sekolah
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target