Prabowo Tak Akan Menyerang, Tapi Kritik Kebijakan Jokowi Tangani Kelompok Separatis Papua
Ilustrasi: Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Foto: net
Merahputih.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyebut Prabowo tak akan menyerang petahana Joko Widodo. Prabowo akan mengedepankan debat yang santun.
"Beliau akan apa adanya, santun, dan beliau tidak akan menyerang. Beliau fokus menyampaikan program-program yang akan dibawa pasangan 02 saja, tanpa perlu menyerang Pak Jokowi," ucap Andre kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/3).
"Karena bagi Pak Prabowo, kita kan berdebat serta kampanye pilpres ini berlomba-lomba dalam kebaikan. Bukan berlomba-lomba untuk menyerang Pak Jokowi," sambung dia.
Andre mengklaim Prabowo sudah tak sabar mengikuti debat Capres melawan Joko Widodo. Prabowo juga dinilai sudah sangat menguasai materi debat.
Meski begitu, Prabowo dipastikan tidak mempunyai persiapan khusus. Alasannya, Prabowo terus berkeliling untuk berkampanye akbar. "Insyaallah beliau akan mempersiapkan diri lah," ucap dia.
Prabowo sendiri akan mengkritik kebijakan capres petahana terkait penanganan Papua dalam debat keempat.
Andre mengatakan, hal tersebut menjadi sorotan bagi Prabowo karena pemerintah dinilai belum tegas menghadapi kelompok separatis di Papua.
Ia pun menilai Jokowi tak mampu bertindak tegas menghadapi para separatis di Papua lantaran belum mengambil sikap yang pasti untuk membubarkan separatisme di sana.
"Sehingga Pak Prabowo akan menampilkan bahwa kita akan tetap persuasif, kita mengedepankan jalan damai, tapi negara tidak boleh kalah dan tidak boleh takut terhadap separatisme," lanjut dia. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah