MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan keras terhadap pihak-pihak yang skeptis terhadap kondisi nasional dan berniat meninggalkan Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari kalangan intelektual.
“Ada yang mau kabur. Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang,” kata Prabowo, saat "groundbreaking" 13 proyek hilirisasi di Cilacap Jawa Tengah, dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet, Kamis (30/4).
Baca juga:
Ultimatum Keras Prabowo ke Pejabat dan Intelektual Tidak Patriotik
Teknokrat dan Intelektual Tak Patriotik
Dalam kesempatan itu, Probowo juga menyoroti teknokrat dan intelektual yang tidak memiliki jiwa patriotisme diminta untuk mundur dari jabatannya.
“Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar apapun kau, kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya,” tutur Kepala Negara, dikutip Antara.
Profesor Merah Putih
Prabowo menekankan kepintaran para ilmuwan dan teknokrat harus digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Dia mengingatkan agar pengetahuan tidak dipakai untuk memperkaya bangsa lain atau menutupi praktik korupsi.
Baca juga:
Presiden Prabowo Sentil Pemegang Konsesi Tambang dan Perkebunan yang Simpan Uang di Luar Negeri
“Jangan kepandaian itu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain, tapi kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri,” ungkapnya.
Presiden mengajak para intelektual menjadi “Profesor Merah Putih” yang berdiri membela rakyat dan menolak segala bentuk penyalahgunaan ilmu demi kepentingan pribadi. "Pilih, bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain," tandasnya. (*)