Prabowo dan Luhut Bertemu Bahas Strategi Ekonomi, APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Prabowo dan Luhut Bertemu Bahas Strategi Ekonomi, APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Pertemuan Presiden RI, Prabowo Subianto dengan Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Instagram/luhut.pandjaitan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, bertemu empat mata dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Pertemuan ini berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (21/4). Luhut juga mengunggah foto saat ia berbincang dengan Prabowo.

Melalui akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan pada Rabu (22/4), Luhut menyampaikan simulasi terbaru dari Dewan Ekonomi yang menunjukkan dalam tiga bulan ke depan, pertumbuhan dan aktivitas ekonomi Indonesia sebenarnya masih berada dalam posisi terjaga.

Keduanya juga telah menyiapkan skenario usulan kebijakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, terutama jika konflik global ini berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Salah satunya adalah lonjakan harga energi.

Baca juga:

Prabowo Minta Regulasi Penghambat Investasi Dipangkas, Target Sesuai Standar OECD

“Bukan hanya soal harga minyak mentahnya, tapi juga 'gap' harga antara minyak mentah dan produk BBM yang membesar," ujar Luhut.

Selain energi, keduanya juga mencermati gangguan rantai pasok komoditas strategis lainnya.

“Seperti sulfur yang krusial bagi hilirisasi nikel dan baterai kendaraan listrik," lanjutnya.

Terlepas dari situasi yang berlangsung saat ini, jelas Luhut, berbagai simulasi yang dilakukan menunjukkan kondisi ekonomi dan APBN masih dapat dikendalikan.

Baca juga:

Proyek Pengolah Sampah Jadi Energi Dipercepat, Dimulai dari Bekasi hingga Denpasar

Defisit APBN akan dijaga di bawah 3 persen melalui efisiensi belanja yang ketat, kemudian dibantu dengan tambahan penerimaan dari komoditas ekspor seperti batu bara dan sawit.

"Aktivitas ekonomi dijaga melalui percepatan deregulasi sebagai bentuk stimulus non fiskal bagi dunia usaha. Saya sampaikan kepada Presiden bahwa hambatan struktural di lapangan harus diselesaikan agar perizinan lebih sederhana dan dunia usaha tetap memiliki kepastian untuk bergerak," tutur Luhut.

Luhut melihat ada momentum yang perlu diambil di tengah situasi sulit seperti ini, yakni percepatan dalam transformasi digital (GovTech).

Baca juga:

Prabowo Perintahkan Anak Buahnya Bereskan Persoalan Izin Usaha Tambang di Kawasan Hutan

Melakukan percepatan dalam transformasi digital, serta mendorong pembangunan Indonesia Financial Center, mengingat Indonesia perlu bersiap mengambil alih pergeseran arus modal global.

“Dengan langkah terukur dan kolaborasi yang solid, diharapkan Indonesia tidak hanya mampu menjaga stabilitas, tetapi juga mengambil kesempatan untuk melakukan lompatan kemajuan," sambungnya. (knu)

#Prabowo Subianto #Krisis Energi #Luhut Binsar Pandjaitan #Ekonomi Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
DPR resmi mengesahkan UU Polri. Dalam aturan itu, masa jabatan Kapolri berpeluang diperpanjang sesuai keputusan presiden.
Soffi Amira - 1 jam, 31 menit lalu
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Indonesia
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan melantik beberapa pejabat pada Senin (8/6). Presiden Buruh, Said Iqbal, juga ikut dilantik.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Indonesia
Istana Bantah Purbaya Dicopot dari Kursi Menkeu, Tegaskan Jangan Percaya Rumor
Istana membantah isu Menkeu Purbaya diganti Chatib Basri. Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tak percaya isu.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Istana Bantah Purbaya Dicopot dari Kursi Menkeu, Tegaskan Jangan Percaya Rumor
Indonesia
Beri Motivasi Siswa Korban Bully, Prabowo: Sekarang Presiden pun Sering Diejek
Presiden Prabowo Subianto motivasi siswa korban bully di Bali. Ia menekankan keteguhan hati, sopan santun, dan semangat belajar meski berasal dari keluarga kurang mampu.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
 Beri Motivasi Siswa Korban Bully, Prabowo: Sekarang Presiden pun Sering Diejek
Indonesia
Prabowo Terima Surat Kepercayaan Duta Besar Negara Sahabat, Perkuat Hubungan Diplomatik Indonesia
Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima surat kepercayaan duta besar negara sahabat. Ia menekankan penguatan hubungan diplomatik.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Prabowo Terima Surat Kepercayaan Duta Besar Negara Sahabat, Perkuat Hubungan Diplomatik Indonesia
Indonesia
Mensesneg: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat
Prasetyo Hadi juga mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dalam menjaga kekuatan ekonomi nasional.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Mensesneg: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat
Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Bagikan