PPKM Menurun, Pemkot Surabaya Gelar Level 1 Celebration

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 11 November 2021
PPKM Menurun, Pemkot Surabaya Gelar Level 1 Celebration

Peresmian program Level 1 Celebration di Atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Rabu (10/11). (Foto: MP/Dok Humas Pemkot Surabaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan program Level 1 Celebration di Atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Rabu (10/11). Program itu digagas setelah Surabaya memasuki PPKM Level 1.

Eri mengatakan, program ini hasil kerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur demi pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.

"Program ini kami dukung dan diharapkan mampu memulihkan ekonomi, apalagi saat ini kondisi COVID-19 di Kota Surabaya semakin pulih dan Surabaya dinyatakan masuk level 1 oleh Kemenkes," katanya saat dikonfirmasi.

Baca Juga:

Tok! APBD Surabaya Tahun 2022 Disahkan Sebesar Rp 10,3 Triliun

Ia menegaskan, pandemi COVID-19 cukup menghambat pergerakan ekonomi sebab pemerintah harus fokus memutus mata rantai penyebaran.

“Semoga dengan acara Level 1 Celebration makin menggerakkan ekonomi di Surabaya. Alhamdulillah saat ini daya beli meningkat pertumbuhan ekonomi meningkat,” tandas Eri.

Menurutnya, event yang digelar minggu lalu yakni Surabaya Fashion Week 2021 berjalan sesuai ekspektasi, sebab omzet yang diraup nyaris menyentuh angka Rp 1 miliar.

“Di bulan November ini dengan kekuatan Forkopimda, kita siap untuk menggerakkan UMKM, sebagaimana ekonomi berputar dengan menggerakkan UMKM,” tuturnya.

Baca Juga:

Wali Kota Wajibkan 40 Persen Pegawai Perusahaan Warga Asli Surabaya

Program ini seperti halnya Surabaya Sale yang digelar setiap peringatan HUT Kota Surabaya bulan Mei yang menawarkan diskon besar-besaran untuk warga Surabaya. Namun, saat itu tidak bisa dilakukan karena kondisi COVID-19 yang meningkat. Sehingga, digelar saat peringatan Hari Pahlawan.

Sementara itu, Ketua APPBI Jatim Sutandi Purnomosidi memaparkan, kegiatan ini berlangsung sebagai bentuk rasa syukur sebab Kota Surabaya resmi menjadi PPKM Level 1. Alhasil, bisa mengembalikan kondisi ekonomi yang berdampak pada pengusaha dan pekerja.

“Semoga masyarakat bisa memanfaatkan event ini. Kami membuka sale tersebut untuk 80 hingga 90 persen gerai di semua mal di Surabaya,” ucap Sutandi.

Ia menyampaikan, lampu hijau diberikan Pemkot Surabaya, okupansi mal di Surabaya bisa segera meningkat. Diharapkan para pengunjung mal untuk tetap memerhatikan protokol kesehatan (prokes), agar laju COVID-19 di Kota Surabaya bisa dikendalikan.

“Ini lampu hijau dari pemerintah, sebab kita akan merencanakan event lainnya. Semoga para pengunjung juga bisa meningkatkan prokes, agar perekonomian kita bisa segera pulih,” pungkas Sutandi. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

KPK Pindahkan 18 Tahanan Kasus Suap Probolinggo ke Surabaya

#Surabaya #Ekonomi Indonesia #Pemulihan Ekonomi #PPKM
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Mensesneg: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat
Prasetyo Hadi juga mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dalam menjaga kekuatan ekonomi nasional.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Mensesneg: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat
Indonesia
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjalankan transformasi ekonomi nasional dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Indonesia
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Mata uang seperti Ringgit Malaysia, Euro, Swiss Franc, hingga beberapa mata uang negara berbasis komoditas dan emerging markets justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang menekan kinerja usaha, terutama bagi sektor yang bergantung pada bahan baku impor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Indonesia
Prabowo dan Luhut Bertemu Bahas Strategi Ekonomi, APBN Dijaga di Bawah 3 Persen
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu pada Selasa (21/4). Keduanya membahas strategi ekonomi Indonesia.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Prabowo dan Luhut Bertemu Bahas Strategi Ekonomi, APBN Dijaga di Bawah 3 Persen
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Prabowo: Hukum Jadi Kunci Jaga Kekayaan Negara dan Sejahterakan Rakyat
Prabowo Subianto menegaskan hukum sebagai instrumen menjaga kekayaan negara. Pemerintah juga menindak praktik ilegal dan menyelamatkan ratusan triliun rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Prabowo: Hukum Jadi Kunci Jaga Kekayaan Negara dan Sejahterakan Rakyat
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi Global, Subsidi Tetap untuk 80 Persen Rakyat
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia siap menghadapi krisis energi global. Subsidi BBM tetap diberikan untuk 80 persen rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi Global, Subsidi Tetap untuk 80 Persen Rakyat
Indonesia
Selat Hormuz Terancam, DPR Minta Pemerintah Hitung Dampak ke Ekonomi Indonesia
DPR ingatkan dampak konflik Iran-AS-Israel terhadap ekonomi Indonesia. Penutupan Selat Hormuz bisa picu lonjakan harga minyak dan ganggu ketahanan energi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Selat Hormuz Terancam, DPR Minta Pemerintah Hitung Dampak ke Ekonomi Indonesia
Indonesia
Awal Mula Kerja Kreatif Amsal Bikin Profil Desa Berujung Pidana
Kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan tidak menimbulkan ketakutan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk bekerja sama dengan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Awal Mula Kerja Kreatif Amsal Bikin Profil Desa Berujung Pidana
Bagikan