PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp 516,4 Miliar, Fokus Berantas Judol hingga Pencucian Uang

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp 516,4 Miliar, Fokus Berantas Judol hingga Pencucian Uang

Ilustrasi gedung PPATK. (ppatk.go.id/)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 516,4 miliar pada tahun anggaran 2027. Tambahan dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU), pendanaan terorisme, serta judi online (judol).


Hal itu disampaikan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Polri dan PPATK yang membahas RKAKL 2027 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).


Ivan mengatakan kebutuhan anggaran PPATK pada 2027 mencapai Rp 769,8 miliar. Namun, berdasarkan pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah, PPATK hanya memperoleh alokasi sebesar Rp 253,3 miliar.



Baca juga:

DPR Dorong PPATK Perkuat Deteksi Kejahatan Keuangan dan Kebocoran Negara


"Pada kesempatan ini, kami menyampaikan usul tambahan anggaran tahun anggaran 2027 sebesar Rp 516,4 miliar yang sekiranya dapat dipenuhi pada tahap penetapan pagu anggaran di Juli 2026," kata Ivan dalam rapat tersebut.

Dana tambahan tersebut akan dipakai untuk mendukung program manajemen internal sebesar Rp 106,1 miliar dan program pencegahan serta pemberantasan TPPU dan TPPT senilai Rp 410,3 miliar.

Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK




Program tersebut mencakup pelaksanaan analisis transaksi dan pemeriksaan, pengelolaan data pelaporan dan pengawasan kepatuhan pihak pelapor, kerja sama dalam negeri maupun internasional, penyusunan strategi anti pencucian uang, pengembangan teknologi informasi, hingga pendidikan dan pelatihan.


Dalam rencana kerja 2027, PPATK mengusung tema pemantapan strategi pemberantasan TPPU, TPPT, dan PPSPM sebagai bagian dari persiapan Indonesia menghadapi Mutual Evaluation Review FATF periode 2029-2030.


Ivan menyebut terdapat tiga program unggulan yang akan dijalankan, yakni optimalisasi produk intelijen keuangan untuk mendukung penerimaan negara dan pemberantasan judi online, implementasi roadmap persiapan evaluasi FATF, serta penguatan ekosistem digital berbasis machine learning dan artificial intelligence (AI).


Ia memastikan PPATK akan terus mengelola anggaran secara transparan, efektif, dan akuntabel.


"Pencapaian kinerja PPATK diwujudkan melalui perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian sebanyak 20 kali secara berturut-turut," tutup Ivan.(Pon)

Baca juga:

RDP dengan Komisi III DPR, PPATK Ungkap Terima 43 Juta Laporan dan Analisis Dana Rp 2.085 T

















#PPATK #DPR RI #Judi Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR menyoroti fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang disebut digunakan warga binaan. Ombudsman dan Ditjenpas akan dipanggil untuk klarifikasi.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
Indonesia
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Kasus temuan hunian mewah di Lapas Cibinong menuai sorotan. DPR meminta adanya audit anggaran hingga aset di lapas tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Indonesia
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
RUU Perampasan Aset kini sedang dikebut. Komisi III DPR menargetkan RUU tersebut disahkan 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Indonesia
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Reforma agraria tidak boleh dimaknai sebatas legalisasi aset atau penerbitan sertifikat tanah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Indonesia
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Pencapaian medali yang telah diraih sejauh ini merupakan hasil dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung persiapan kontingen Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Komisi X DPR Dorong Kontingen Indonesia Kejar Emas Asian Games 2026
Indonesia
DPR Peringatkan jangan Sampai Aset Sitaan Malah Merugikan Negara
Upaya negara memulihkan aset hasil tindak pidana harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang jelas.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPR Peringatkan jangan Sampai Aset Sitaan Malah Merugikan Negara
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
RUU Perampasan Aset masih Dibahas, DPR Serap Masukan Eks Pemimpin KPK
Parlemen masih membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan terhadap substansi regulasi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
RUU Perampasan Aset masih Dibahas, DPR Serap Masukan Eks Pemimpin KPK
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Bagikan