PPATK Endus Perputaran Uang Haram 2025 Tembus Angka Fantastis Rp 2.085 Triliun

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
PPATK Endus Perputaran Uang Haram 2025 Tembus Angka Fantastis Rp 2.085 Triliun

Ilustrasi gedung PPATK. (ppatk.go.id/)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat lonjakan drastis frekuensi laporan dugaan kejahatan keuangan sepanjang tahun 2025 yang mencapai 43 juta laporan atau naik 22,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, memaparkan data tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Selasa (3/2), sebagai bagian dari langkah masif pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme di Indonesia.

Baca juga:

Kasus DSI Mengemuka, Anggota DPR Minta PPATK Ungkap Aliran Dana ke Kolega Manajemen

Lonjakan Laporan Per Jam dan Perputaran Dana Triliunan

Intensitas pengawasan keuangan di Indonesia kini memasuki level baru. PPATK mengungkapkan bahwa pihak pelapor kini mengirimkan puluhan ribu berkas setiap jamnya.

Kenaikan ini berbanding lurus dengan total nilai perputaran dana yang dianalisis oleh lembaga intelijen keuangan tersebut.

"Jadi, saat ini PPATK menerima 21.861 laporan per jam pada hari kerja. Itu meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 17.825 laporan per jam," ujar Ivan.

Hingga saat ini, PPATK telah mendistribusikan 994 hasil analisis, 17 hasil pemeriksaan, serta 529 informasi kepada penyidik dan kementerian terkait. Total perputaran dana yang menjadi objek analisis mencapai angka fantastis Rp2.085 triliun, melonjak 42 persen dari angka Rp1.459,6 triliun pada tahun 2024.

Sejarah Baru Penekanan Transaksi Judi Online

Selain fokus pada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pendanaan terorisme, PPATK mengklaim tahun 2025 sebagai titik balik keberhasilan pemerintah dalam memberantas perjudian daring yang meresahkan masyarakat. Inisiatif ini juga berdampak positif pada optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan.

Ivan menegaskan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas keuangan ini. Keberhasilan menekan angka transaksi judi online menjadi sorotan utama dalam capaian kinerja tahunan mereka.

Baca juga:

Lisa Mariana di Mabes Polri Bilang Terima Duit Banyak dari RK, KPK Janji Dalami Libatkan PPATK

"Bapak-bapak dan Ibu-ibu, terima kasih, bahwa tahun 2025 adalah sejarah baru dan baru pertama kalinya Indonesia berhasil menekan transaksi terkait dengan judi online," tegas Ivan.

Komitmen PPATK ke depan tetap berfokus pada dukungan rencana kerja pemerintah untuk memberantas pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal serta memastikan pengelolaan APBN berjalan secara transparan dan akuntabel.

#PPATK #Transaksi Keuangan #Transaksi Mencurigakan Kepala Daerah #Transaksi Online
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Ini menjadi alarm keras bagi kedaulatan ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
DPR Endus Kekuatan Besar di Balik Perputaran Uang Rp 992 Triliun Tambang Emas Ilegal
Indonesia
DPR Dorong PPATK Perkuat Deteksi Kejahatan Keuangan dan Kebocoran Negara
Komisi III DPR RI mendukung penguatan peran PPATK untuk menjaga integritas sistem keuangan dan meningkatkan deteksi transaksi keuangan mencurigakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
DPR Dorong PPATK Perkuat Deteksi Kejahatan Keuangan dan Kebocoran Negara
Indonesia
RDP dengan Komisi III DPR, PPATK Ungkap Terima 43 Juta Laporan dan Analisis Dana Rp 2.085 T
PPATK memaparkan kinerja 2025 di DPR. Sebanyak 43 juta laporan transaksi diterima dengan nilai analisis mencapai Rp 2.085 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan Komisi III DPR, PPATK Ungkap Terima 43 Juta Laporan dan Analisis Dana Rp 2.085 T
Indonesia
PPATK Endus Perputaran Uang Haram 2025 Tembus Angka Fantastis Rp 2.085 Triliun
Hingga saat ini, PPATK telah mendistribusikan 994 hasil analisis, 17 hasil pemeriksaan, serta 529 informasi kepada penyidik dan kementerian terkait
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
PPATK Endus Perputaran Uang Haram 2025 Tembus Angka Fantastis Rp 2.085 Triliun
Indonesia
Kasus DSI Mengemuka, Anggota DPR Minta PPATK Ungkap Aliran Dana ke Kolega Manajemen
Anggota Komisi III DPR RI mendesak PPATK mengungkap aliran dana DSI yang diduga mengalir ke perusahaan terafiliasi demi pemulihan hak ribuan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Kasus DSI Mengemuka, Anggota DPR Minta PPATK Ungkap Aliran Dana ke Kolega Manajemen
Indonesia
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Indonesia
Modus Deposit Judol Geser dari E-Wallet Sekarang Pakai QRIS
Jika sebelumnya lebih banyak melalui rekening bank maupun e-wallet, kini transaksi banyak menggunakan QRIS. Cara ini membuat transaksi berlangsung cepat antar akun dan diduga bermuara ke kripto.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Modus Deposit Judol Geser dari E-Wallet Sekarang Pakai QRIS
Indonesia
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Resmi Meluncur, Pramono Optimistis Layanan Makin Global
Bank Jakarta baru saja meluncurkan kartu debit Visa. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap, layanan ini bisa makin kuat secara global.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Resmi Meluncur, Pramono Optimistis Layanan Makin Global
Indonesia
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global
Bank Jakarta meluncurkan kartu debit Visa. Hal ini dilakukan untuk memperluas akses transaksi global bagi para nasabah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global
Indonesia
Warga Makin Mudah Lakukan Pembayaran Digital, Transfer Capai Rp 25 Kuadriliun
Transaksi tersebut dengan volume mencapai 9,61 miliar transaksi sejak pertama kali diluncurkan pada Desember 2021 hingga September 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Warga Makin Mudah Lakukan Pembayaran Digital, Transfer Capai Rp 25 Kuadriliun
Bagikan