Pos Bloc Kebakaran, Kerugian Bisa Capai Miliaran Rupiah

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 10 September 2024
Pos Bloc Kebakaran, Kerugian Bisa Capai Miliaran Rupiah

Bangunan di Pos Bloc kebakaran. Foto: ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebakaran terjadi Pos Bloc Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (10/9) dini hari. Kebakaran diketahui berasal dari salah satu bangunan kedai kopi di Pos Bloc atau tepatnya di area dapur kedai.

Api tersebut diketahui petugas keamanan berawal dari adanya korsleting listrik di ruangan. Kemudian, petugas yang ada di lokasi berupaya melakukan penanganan dini menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan menghubungi petugas Gulkarmat.

Namun, bukannya mereda, api malah membesar hingga menghanguskan Masjid Al Abror yang tepat bersebelahan dengan bangunan Gedung Pos Bloc.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal mengungkapkan, adanya dugaan sementara kebakaran.

Baca juga:

689 Unit Rusun Pasar Rumput Tampung Penyintas Kebakaran Manggarai

"Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu kedai kopi di area Pos Bloc,” kata Asril kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/9).

Asril mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian kebakaran pada Selasa sekitar 00.43 WIB dini hari. Informasi tersebut berasal dari laporan warga yang datang ke pos pemadam kebakaran di Pasar Baru.

Saat mobil damkar tiba di lokasi sekitar pukul 00.50 WIB kondisi api sudah membesar.

“Total kami kerahkan sebanyak 14 unit mobil pemadam dengan kekuatan sebanyak 56 personel,"jelas Asril.

Baca juga:

Kebakaran Terjadi di Tenant Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Setelah tiba di lokasi, petugas segera melakukan proses pemadaman untuk mengatasi kobaran api. Usai menangani kebakaran selama lebih dari 30 menit, api baru bisa dipadamkan dan proses pemadaman memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 01.33 WIB dini hari.

Kejadian tidak sampai mengakibatkan korban jiwa maupun luka berat.

“Area yang terbakar mencapai sekitar seribu meter persegi dengan taksiran kerugian sekitar Rp 2 miliar," ujar Asril.

Sampai pagi ini, petugas masih mengantisipasi api yang bisa saja menyala kembali. Sementara itu, PT Pos Indonesia memastikan, layanan operasional pengiriman tidak terganggu.

Baca juga:

Polisi Usut Kebakaran di Bandara Soetta, 2 Saksi Telah Diperiksa

"Operasional kiriman tidak terganggu karena terpisah dari gedung processing," kata Corporate Secretary dan ESG PT Pos Indonesia, Tata Sugiarta, kepada wartawan.

Imbas dari kebakaran itu, maka membuat Masjid Al Abror sementara tidak dapat digunakan.

"Kondisi pagi ini, seluruh (bagian) masjid tidak dapat digunakan untuk aktivitas shalat lima waktu," ujar Tata. (knu)

#Kebakaran #Pemadam Kebakaran #Suku Dinas Sumber Daya Air #Pasar Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas
Salah satu wilayah yang menghadapi kendala pemadaman yakni Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Bagikan