Polri Sudah Siapkan Anggota Kawal Penyidik dan Pimpinan KPK

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 12 April 2017
Polri Sudah Siapkan Anggota Kawal Penyidik dan Pimpinan KPK

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mabes Polri menegaskan siap memberikan personelnya untuk melakukan pengawalan terhadap penyidik maupun pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan.

"Kita siapkan. Semua sudah saya serahkan (ke pimpinan KPK) tapi kan kadang-kadang mungkin ada hal-hal yang bersifat rahasia tidak ingin dikawal," ujar Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Rabu (12/4).

Kapolri mengimbau kepada penyidik atau pun pimpinan KPK untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di luar kantor. Polri siap jika sewaktu-waktu diminta untuk melakukan pemantauan jika ada orang yang dicurigai.

"Misalnya merasa ada ancaman, ada merasa teror segera minta bantuan resmi melalui ketua KPK kepada kita. Kita akan berikan pengawalan," ungkap Tito Karnavian.

Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Utara, Polsek Kelapa Gading dengan di-back up Mabes Polri sendiri terus melakukan penyelidikan atas kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Semalam juga pihak Polri telah melakukan pertemuan dengan KPK dan juga Novel untuk mengambil strategi dan penyelidikan mendalam.

"Tapi tentu hasilnya tidak bisa kita sampaikan karena nanti akan diketahui juga oleh pelakunya," kata Tito.

Bahkan, Polri telah siapkan penjagaan dan pengamanan di berbagai tempat terkait dengan Novel. "Di kediaman maupun di RS dan nanti akan berdialog dengan ketua KPK. Saya sudah berdialog melalui WA dan kita menyampaikan komitmen maksimal untuk mengungkap dan kemudian bapak presiden sudah menugaskan kepada saya," kata Tito.

"Dari kepolisian berusaha mengungkap bersama kasus ini. Kita juga makin merapatkan hubungan dengan KPK untuk mengungkap kasus-kasus korupsi," tegas Tito. (Ayp)

Baca juga berita terkait penyerangan terhadap Novel Baswedan dalam artikel: Ini Senyawa Kimia Yang Disiramkan Ke Wajah Novel Baswedan

#Mabes Polri #KPK #Tito Karnavian #Novel Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Setuju Anggaran KPK 2027 Tambah Rp 774,31 Miliar Jadi Rp 2,22 Triliun
Komisi III DPR RI menyetujui tambahan anggaran KPK sebesar Rp774,31 miliar. Dengan tambahan ini, pagu anggaran KPK 2027 naik menjadi Rp2,22 triliun untuk mendukung pemberantasan korupsi
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
DPR Setuju Anggaran KPK 2027 Tambah Rp 774,31 Miliar Jadi Rp 2,22 Triliun
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
Kebakaran Terjadi di Basement Gedung KPK, Api Berhasil Dipadamkan
Basement gedung KPK mengalami kebakaran, Sabtu (29/8). Sebanyak 14 petugas pemadam dikerahkan ke lokasi.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Kebakaran Terjadi di Basement Gedung KPK, Api Berhasil Dipadamkan
Indonesia
Hakim Tolak Eksepsi Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas
Majelis hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) untuk melanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara. 

Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Hakim Tolak Eksepsi Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas
Indonesia
Terima Suap dari Bos Blueray Cargo, Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Ditahan KPK
Gatot ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Terima Suap dari Bos Blueray Cargo, Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Ditahan KPK
Indonesia
Sempat Heboh Isu OTT Bogor, KPK Temukan Barbuk Rp 1,5 M tapi Belum Ada Tersangka
KPK masih gunakan sprindik umum dan telah mengamankan barang bukti Rp1,5 miliar terkait kasus dugaan korupsi di Pemkab Bogor
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Sempat Heboh Isu OTT Bogor, KPK Temukan Barbuk Rp 1,5 M tapi Belum Ada Tersangka
Indonesia
Duit Rp 764 Diamankan KPK Dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan barang bukti Rp 665 juta disita dari ruangan Kepala Bagian Akademik Unsoed sekaligus panitia penerimaan mahasiswa baru, ES.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 Agustus 2026
Duit Rp 764 Diamankan KPK Dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Berita Foto
Pakai Rompi Oranye, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Maba
Tersangka yang juga Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Rakhmad Sodiq berjalan menuju mobil tahanan di KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pakai Rompi Oranye, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Maba
Indonesia
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Terlibat Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK membongkar kasus korupsi di Unsoed. Rektor hingga wakil rektor Unsoed menjadi tersangka.
Soffi Amira - Sabtu, 22 Agustus 2026
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Terlibat Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
Berita Foto
Terjerat OTT, KPK Resmi Tetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Tersangka
Keterangan pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq di KPK, Jakarta, Sabtu (21/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 22 Agustus 2026
Terjerat OTT, KPK Resmi Tetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Tersangka
Bagikan