Polri Imbau Perusahaan Terapkan WFH Antisipasi Cuaca Ekstrem
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Firman Santyabudi. ANTARA/HO-Korlantas Polri
MerahPutih.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Firman Santyabudi, mengimbau perusahaan untuk menerapkan work from home (WFO) kepada seluruh karyawan. Hal ini untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.
Menurut Firman, dengan adanya kebijakan WFO dapat mengurangi tingginya kepadatan kendaraan setelah Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga
"Kami mengimbau setiap perusahaan untuk menetapkan work from home (WFH). Ini juga untuk mengurangi volume kendaraan pada arus balik Natal hingga tahun baru," kata Firman dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/12).
Selain itu, putra dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno ini meminta kepada masyarakat untuk mengikuti perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Kepada masyarakat untuk tetap mengikuti dan memantau perkembangan cuaca pada saat bepergian," pintanya.
Baca Juga
Hadapi Cuaca Ekstrem, Fraksi PDIP Minta Heru Budi Fokus Tangani Banjir
Sebelumnya, wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan ekstrem dan badai dahsyat pada Rabu (28/12).
Prakiraan tersebut disampaikan oleh Peneliti Klimatologi pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin.
Namun, BMKG menuturkan bahwa yang berpotensi untuk terjadi pada Rabu (28/12) hanyalah sebatas hujan ekstrem saja dan bukan badai.
Pasalnya, badai tersebut diperkirakan akan menjauh dari Jabodetabek dan bergeser ke wilayah utara Papua pada hari ini. (Knu)
Baca Juga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Mantan Ajudan Jokowi Pimpin Humas Mabes Polri
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
Jumat Siang Ini 50 RTdi Ibu Kota Masih Kebanjiran, 2 Jalan Tergenang
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi