Polresta Surakarta Janji Tindak Ormas Sweeping Atribut Natal dan Konvoi
Balai Kota Surabaya. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah menjamin keamanan bagi umat nasrani yang sedang menjalankan ibadah misa Natal dan perayaan Tahun Baru. Ormas yang nekat melakukan sweeping terkait atribut perayaan berkaitan Natal akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, untuk pengamanan Natal pihaknya telah menyiapkan pengamanan semua gereja yang ada di Solo, terutama yang menggelar misa Natal
Baca Juga:
Libur Nataru, Ganjar Prediksi 4,8 juta Pemudik Masuk Jateng
"Gereja yang mengadakan misa natal kita amankan. Sebelum ibadah misa Natal berlangsung kita akan lakukan sterilisasi gereja," ujar Ade, Sabtu (11/12).
Dikatakannya, untuk sterilisasi gereja akan melibatkan tim jihandak Sat Brimob Polda Jateng, Gegana, dan unit K9. Selain itu, setiap gereja akan ada pos keamanan dan dijaga petugas dengan membawa senjata laras panjang.
"Tidak ada gereja khusus yang mendapatkan pengamanan ekstra saat Natal nanti. Semua kita amankan," katanya.
Ia menjamin keamanan semua gereja di Solo saat misa Natal nanti. Umat nasrani tidak perlu gelisah dan takut saat ibadah misa Natal nanti.
"Kita ingin berikan jaminan pada warga negara yang sedang beribadah. Negara hadir dalam pelaksanaan pengamanan misa Natal," ucap dia.
Mantan Kapolres Karanganyar ini menegaskan, Polresta Surakarta melarang ormas yang nekat melakukan sweeping Natal. Kalau ada yang nekat akan ditindak secara hukum.
"Yang lebih penting dilarang melakukan sweeping Natal dan konvoi selama pelaksanaan Nataru. Jika ada yang coba-coba kita tindak tegas secara hukum berlaku," tutur dia.
Ia menambahkan, untuk pengamanan Nataru Polresta Surakarta akan menerjunkan 775 personel gabungan untuk amankan Nataru. Personel pengamanan akan dibantu Brimob Polda Jawa Tengah.
"Semua gereja, kita berikan jaminan. Tidak usah takut dan gelisah. Kami akan hadir berikan jaminan pada saudara kita Nasrani yang jalani misa Natal," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Libur Nataru, Aparat di Solo Dikerahkan Periksa Surat Vaksinasi dan Hasil Antigen
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
21.024 Warga Solo Dicoret BPJS PBI per 1 Februari, Dampak Kebijakan Baru Pusat
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset