Polisi Terus Imbau Masyarakat untuk Mudik Lebih Awal

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 20 April 2022
Polisi Terus Imbau Masyarakat untuk Mudik Lebih Awal

Ilustrasi - Pemudik menggunakan motor.  (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Masyarakat dirasa perlu memperhitungkan waktu berangkat mudik yang tepat.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Firman Shantyabudi mengimbau masyarakat untuk mudik Lebaran lebih awal.

Baca Juga:

Pemprov DKI Minta Pemudik Tak Manipulasi Vaksin Booster

Hal tersebut dapat mencegah penumpukan kendaraan pada saat cuti liburan diberlakukan.

"Kami mendasari atas jadwal-jadwal yang sudah ditetapkan," ujar Firman Shantyabudi dalam keterangannya, Rabu (20/4).

Ia mendapatkan informasi, anak-anak sudah diliburkan sekolah pada tanggal 22 April.

"Tapi kami juga dapat informasi untuk para orang tua tenaga kerja ASN, baru diberikan cuti pada tanggal 29 April," sambungnya.

Menurut Firman, dengan mudik lebih awal dan tidak berbarengan tentunya akan mengurangi beban penumpukan kendaraaan di jalanan.

Diprediksi puncak arus mudik bakal terjadi pada 28 April-1 Mei 2022.

"Mudik lebih awal, ini akan mengurangi beban kepadatan lalu lintas pada tanggal 28 April sampai tanggal 1 Mei yang kita rencanakan," tuturnya.

Baca Juga:

Angka Kecelakaan Tinggi, Pemudik Disarankan Tidak Pakai Motor

Firman juga mengatakan, pihaknya juga akan menerapkan sistem one way dan ganjil-genap secara berbarengan pada 28 April pun.

Nantinya, seluruh personel gabungan akan mengawal penuh dan mengajak masyarakat taat berlalu lintas.

"Kami berharap informasi penting yang sudah kita sampaikan tentang jadwal itu diikuti jam berapa sebaiknya mereka berangkat dari tempat asal ke tempat tujuan," terang putra Wapres keenam Try Sutrisno ini.

Pada kesempatan yang sama, Firman juga menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan pemerintah.

Harapannya, dengan hal ini akan terjadi pengurangan penggunaan kendaraan pribadi saat mudik Lebaran.

Ia menyarankan masyarakat menggunakan kendaraan-kendaraan umum.

"Sehingga juga akan mengurangi jumlah kendaraan yang ada di jalan ini gratis silakan dimanfaatkan," tutup mantan Kapolda Jambi dan Kapolres Jakarta Selatan ini. (Knu)

Baca Juga:

Pemudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen

#Mudik #Mudik Lebaran
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
KAI ungkap perjalanan kereta api selama Lebaran 2026 lebih ramah lingkungan. Emisi karbon jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
Indonesia
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Korlantas Polri optimalkan Operasi Ketupat 2026 dengan teknologi real-time dan pendekatan humanis.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
DPR RI menyoroti dugaan mobil dinas dipakai untuk mudik. KPK minta evaluasi, DPR dorong sanksi tegas bagi pelanggaran aturan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
Indonesia
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Indonesia
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Sigit mengatakan jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun sebanyak 112 kasus dengan total sebanyak 265 korban jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Bagikan