Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi

Kereta Api Jarak Jauh. (foto: dok PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat bahwa setiap perjalanan pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Berdasarkan estimasi selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, total emisi dari layanan Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebesar 8.928.821 kg CO₂e.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menuturkan bahwa setiap pelanggan yang memilih kereta api turut berkontribusi dalam menekan emisi karbon.

“Dalam skala jutaan perjalanan, pilihan ini memberikan dampak yang signifikan bagi lingkungan,” ujar Anne di Jakarta, Selasa (6/4).

Baca juga:

10 Kereta Api Jarak Jauh Paling Laris Selama Libur Long Weekend Wafat Yesus Kristus 2026

Sebagai perbandingan, jika perjalanan pelanggan tersebut dilakukan menggunakan kendaraan pribadi, estimasi emisi yang dihasilkan jauh lebih tinggi. Untuk kendaraan dengan kapasitas mesin 1000 cc, total emisi mencapai 20.590.136 kg CO₂e. Sementara kendaraan 2000 cc menghasilkan 32.575.210 kg CO₂e, dan kendaraan 3000 cc mencapai 41.588.851 kg CO₂e.

Perbandingan ini menegaskan bahwa perjalanan menggunakan kereta api menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, sekaligus memperkuat peran transportasi massal dalam pengendalian dampak lingkungan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI melayani 4.246.274 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dengan tingkat okupansi mencapai 118,9 persen dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk.

“Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kereta api sebagai pilihan perjalanan yang efisien sekaligus lebih ramah lingkungan,” sebut Anne.

KAI juga menghadirkan transparansi data emisi melalui fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI. Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui estimasi emisi dari perjalanan yang dilakukan.

“Ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa setiap perjalanan memiliki dampak, dan kereta api memberikan pilihan dengan emisi yang lebih rendah,” jelasnya.

Baca juga:

Faktor Arus Mudik Lebaran 2026, Penumpang Kereta Api Cetak Rekor 32 Juta dalam Sebulan

Sebagai ilustrasi, perjalanan menggunakan kereta api pada rute Surabaya Gubeng–Ketapang menghasilkan emisi sekitar 2,94 kg CO₂e. Sementara perjalanan dengan mobil pribadi pada rute yang sama mencapai sekitar 8,79 kg CO₂e.

Selain itu, KAI juga mengembangkan berbagai inisiatif operasional yang mendukung gaya hidup berkelanjutan pelanggan. Di antaranya penyediaan water station di stasiun untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, penggunaan teknologi face recognition untuk boarding sehingga mengurangi tiket kertas, serta penggunaan peralatan makan ramah lingkungan di layanan kereta.

“Setiap perjalanan yang dilakukan menjadi kontribusi bersama dalam menekan emisi karbon dan menjaga lingkungan tetap berkelanjutan,” tutup Anne. (Knu)

#PT KAI #Kereta Api #Mudik Lebaran #Mudik 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Indonesia
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Pengembangan Gambir diarahkan agar ruang stasiun lebih produktif dan memberi manfaat lebih luas.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Indonesia
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
PT KAI merancang pengembangan Stasiun Gambir sebagai pusat hospitality dan leisure. Konsep New Gambir akan menghadirkan retail, kuliner, hotel, rooftop park, dan ruang MICE, sekaligus membuka peluang kerja hingga 1.000 orang.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
Indonesia
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Kesiapan KAI sejalan dengan mandatori biodiesel B50 yang mulai diberlakukan pemerintah pada 1 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Bagikan