PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun

Kereta Api Jarak Jauh. (Foto: PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat kinerja keuangan konsolidasian yang positif sepanjang Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, KAI Group membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,28 triliun, naik 2,77 persen dibandingkan 2024 sebesar Rp 2,22 triliun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut memiliki arti penting karena kesehatan keuangan perusahaan berkaitan langsung dengan kemampuan KAI menjaga layanan yang digunakan masyarakat setiap hari.

Bagi pelanggan, ini berarti perjalanan dengan kereta api dapat terus diandalkan untuk bekerja, sekolah, berusaha, berwisata, maupun bertemu keluarga,

ujar Anne kepada wartawan, Senin (6/7).

Sepanjang 2025, skala layanan KAI Group tetap besar. Perusahaan melayani 503.549.740 pelanggan dan 69.791.691 ton barang. Di balik angka tersebut, kereta api hadir dalam banyak kebutuhan masyarakat, mulai dari mobilitas harian di kawasan perkotaan, perjalanan antarkota, hingga distribusi logistik yang mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Dari sisi pendapatan, KAI Group membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp 35,76 triliun pada 2025. Angka tersebut relatif terjaga dibandingkan 2024 sebesar Rp 36,11 triliun. Pada saat yang sama, laba usaha KAI Group meningkat 10,35 persen menjadi Rp 8,39 triliun dari sebelumnya Rp 7,60 triliun.

Anne menjelaskan, peningkatan laba usaha tersebut menunjukkan bahwa KAI mampu mengelola perusahaan secara lebih efisien. Beban pokok pendapatan tercatat Rp 23,02 triliun, lebih rendah dibandingkan 2024 sebesar Rp 23,27 triliun. Beban usaha juga turun dari Rp 5,23 triliun pada 2024 menjadi Rp 4,35 triliun pada 2025. Dengan pengelolaan tersebut, laba sebelum pajak KAI Group naik 12,20% menjadi Rp 3,71 triliun.

Efisiensi di KAI diarahkan agar manfaatnya kembali kepada pelanggan. Pengelolaan biaya yang baik membantu perusahaan menjaga ketepatan waktu, kenyamanan di stasiun dan di perjalanan, kesiapan sarana, serta perawatan fasilitas yang mendukung pengalaman pelanggan,

kata Anne.

Kinerja kas KAI Group juga semakin kuat. Arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp 7,15 triliun, naik 36,43% dibandingkan 2024 sebesar Rp5,24 triliun. Penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp 28,59 triliun, tumbuh 12,68% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 25,37 triliun. Kas dan setara kas pada akhir 2025 turut meningkat 37,22% menjadi Rp 6,76 triliun.

Menurut Anne, arus kas operasi yang kuat menjadi salah satu dasar penting bagi keberlanjutan layanan. Dalam bisnis perkeretaapian, kesiapan layanan membutuhkan biaya yang besar dan berkesinambungan, mulai dari perawatan lokomotif, kereta, gerbong, fasilitas stasiun, sistem pelayanan, hingga dukungan operasional di berbagai daerah.

Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun. Ekuitas meningkat 11,23% menjadi Rp39,29 triliun. Sementara itu, aset tetap naik 26,84% menjadi Rp 37,30 triliun, yang memperkuat kapasitas perusahaan dalam menjaga kesiapan sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung layanan.

Anne menegaskan, KAI memandang kinerja keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga layanan publik berbasis rel. Semakin sehat perusahaan, semakin kuat pula kemampuan KAI untuk melayani masyarakat secara konsisten, aman, dan berkelanjutan.

Bagi KAI, angka-angka dalam kinerja keuangan harus bermuara pada pelayanan. Setiap penguatan perusahaan harus membantu pelanggan mendapatkan layanan kereta api yang aman, nyaman, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,

tutupnya. (Asp).

#PT KAI #BUMN #Kinerja BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL
Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan tersebut mulai dikembangkan menjadi hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL
Indonesia
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Proyek itu menghadirkan hunian vertikal sebanyak 3.784 unit dalam delapan tower dengan fasilitas pendukung berupa 150 unit ritel untuk menunjang kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang kembali normal setelah sempat terganggu akibat dua insiden pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Indonesia
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Lintas Tangerang pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
Indonesia
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
KAI Group menghadirkan tarif Rp8 untuk LRT Jabodebek dan sebagian Commuter Line serta diskon 17 persen KA Jarak Jauh pada HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
Indonesia
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah BUMN dipangkas menjadi maksimal 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026. Efisiensi disebut mencapai Rp 50 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Indonesia
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengklaim tela menutup 290 BUMN. Kini, ia menargetkan hanya tersisa 250-300 perusahaan.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tersisa 250-300 Perusahaan yang Produktif
Indonesia
Presiden Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc, Usut Kasus Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang
Prabowo menegaskan BUMN merupakan milik seluruh rakyat Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc, Usut Kasus Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang
Indonesia
Danantara Bidik Saham BEI, Skenario Besar Demutualisasi Pasar Modal Indonesia Segera Terwujud
BPI Danantara memberikan arahan resmi kepada DIM untuk mengeksekusi investasi strategis ini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Danantara Bidik Saham BEI, Skenario Besar Demutualisasi Pasar Modal Indonesia Segera Terwujud
Bagikan