Pemprov DKI Minta Pemudik Tak Manipulasi Vaksin Booster
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ketika diwawancarai awak media di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/4/2022). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
MerahPutih.com - Vaksinasi dosis ketiga atau booster menjadi syarat kegiatan mudik Lebaran 1443 Hijriah/2022. Bila masyarakat yang belum divaksin booster, diwajibkan melampirkan hasil test PCR.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau pemudik untuk tidak merekayasa dokumen vaksin booster demi bisa mudik ke kampung halaman.
Riza mengungkapkan bahwa kebohongan penerimaan vaksinasi yang direkayasa pasti akan terungkap. Hal itu karena petugas mempunyai data yang akurat.
Baca Juga:
PBNU Gelar Vaksinasi Booster Bagi 1 Juta Warga Jelang Lebaran
"Tidak mudah bagi siapa saja yang ingin membohongi atau memanipulasi pasti akan ketahuan," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (20/4).
Koordinator Presidium KAHMI Nasional ini menegaskan bahwa akan ada sanksi bagi pemudik yang berani memanipulasi data penerimaan vaksin booster.
"Kita tahu praktik-praktik itu selama ini itu pasti terungkap dan akan diberi sanksi dan kena itu siapa saja," paparnya.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Booster Menyebabkan AIDS
Menurut dia, masyarakat harus terbiasa dengan hal-hal yang jujur tanpa adanya tindakan yang melawan hukum. Karena nantinya akan merugikan diri sendiri.
"Saya sudah mengingatkan agar kita harus hidup terbiasa dengan jujur dan melaksanakan sesuai aturan dan ketentuan hidup disiplin dan tertib," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga:
Gerai Vaksinasi Booster Bakal Dibuka di Terminal Kampung Rambutan
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Meningkat, H-2 Jadi Tanggal Terfavorit Pemudik
DPR Minta Perbaikan Jalan Dikebut untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Usai Insiden Affan Kurniawan Dilindas Rantis Polisi, Prabowo Disebut Ingin Demokrasi Dibangun di Atas Aspirasi yang Sehat
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong